Rakernas APPSI, Soal Kelebihan Guru Jadi Sorotan
Selasa, 31 Januari 2017 - 00:00:00 WIB
SOLO -- Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) Senin 30 Januari 2017, menyoroti banyak hal. Antara lain persoalan guru SMA dan SMK yang kini berpindah status jadi pegawai provinsi.
Sesuai UU No 23/2014 tentang Pemda, kewenangan pengelolaan SMA dan SMK beralih dari Kabupaten ke Provinsi. Tentu saja, penggajian semua guru SMA dan SMK itu kini juga menjadi tanggungjawab Pemerintah Provinsi. Sayangnya, Dana Alokasi Umum (DAU) yang selama ini menjadi sumber penggajian para tenaga pendidik itu tidak dialihkan dari kabupaten ke provinsi. Akibatnya, banyak provinsi yang keberatan karena beban keuangan menjadi bertambah.
Persoalan ini dikeluhkan banyak kepala daerah. Di Provinsi Riau misalnya, bahkan akibat pemindahan status guru dari kabupaten ke provinsi ini, Riau menjadi surplus alias kelebihan guru sebanyak 2.563 orang.
Itu sebabnya, Gubernur Riau (Gubri) H Arsyadjuliandi Rachman mewacanakan pemindahan kelebihan guru ke daerah lain yang mengalami kekurangan guru. "Saya juga sudah membicarakan masalah ini dengan Menpan & RB," ucap Gubri.
Sementara dalam pertemuan antara para gubernur dengan Presiden Jokowi, di Hotel Lor In, Solo, Gubri Arsyadjuliandi selaku Koordinator Wilayah Sumatera menyampaikan perlunya menggesa pembangunan trans sumatera baik tol maupun kereta api untuk percepatan konektivitas wilayah Sumatera.
Gubri juga menyinggung soal minimnya pasokan listrik untuk sebagian besar wilayah Sumatera. Riau, Sumatera Utara dan Jambi termasuk provinsi yang masih defisit pasokan listrik.
Gubri juga menyebut soal bea keluar CPO dari Riau yang setiap tahun bisa mencapai Rp. 13 triliun. Sayangnya, tidak satu sen pun masuk ke kas Provinsi Riau. Sebagai provinsi dengan perkebunan sawit terluas di Indonesia, seharusnya Riau bisa mendapatkan dana bagi hasil (DBH) dari CPO.
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Legislator: Pemadaman Listrik Bergilir di Pekanbaru Tidak Tepat
Gaungriau.com -- Kebijakan yang dikeluarkan PT PLN (persero) yang memberlakukan pemadaman bergilir listrik diwilayah Pekanbaru dan sekitarnya dinilai Legislator DPRD Pekanbaru tidak tepat, karena kondisi udara saat ini yang tengah diselimuti oleh asap tebal. "Apapun masalahanya, jangan lakukan pemadaman bergilir disaat seperti ini. Situasinya sangat tidak tepat.…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Di Perairan Bengkalis
Jarak Pandang Hanya 500 M
Gaungriau.com -- Sejumlah kapal Rool On Rool Off (Roro) yang berlayar di perairan Bengkalis saat ini harus ekstra hati-hati, karena kondisi perairan diselumuti kabut asap yang cukup tebal dan jarak pandangan hanya 500 meter dan sangat berisiko terhadap kapal-kapal yang berlayar saat ini. "Saat ini jarak pandang…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Rozie: Panitia Pansel Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama dari Luar
Gaungriau.com -- Kepala Badan Kepegawain Daerah(BKD) Kota Pekanbaru, Azharisman Rozie mengatakan bahwa seluruh panitia seleksi jabatan tahap kedua jabatan pimpinan tinggi pratama dipastikan berasal dari luar lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru. "Untuk panitia seleksi jabatan tahap kedua untuk posisi jabatan eselon II atau jabatan pimpinan tinggi pratama…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
JCH Kampar Kloter 20 Sudah Diberangkatkan ke Jeddah
Gaungriau.com -- Jemaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Kampar, yang tergabung dalam gelombang kedua kloter 20 embarkasi Batam, telah diterbangkan ke Jeddah Arab Saudi. Demikian disampaikan Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar H Dirhamsyah MSy didampingi Humas Kemenag Kampar Gustika Rahman SPdI, Senin…





