Hal itu disampaikan oleh ketua PW Muhammadiyah Riau Drs H Wan Abu Bakar MS MSi dalam Musyawarah Wilayah Ke-2 Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan Kwartir Wilayah Riau pada 11-12 Februari 2017 lalu. Bertempat di Auditorium SMA Muhammadiyah 1 jalan KH Ahmad Dahlan Pekanbaru seratusan anggota pandu antusias mengikuti jalannya acara.
Hadir dalam Musyawarah tersebut ketua Kwartir Pusat Letjend (Purn.) Muchdi PR, Ketua GKHW Kwarwil Riau Darul Arief BcHK dan utusan sekolah Muhammadiyah se Riau.
Sementara itu ketua Kwartir Pusat Letjend (Purn.) Muchdi PR mengatakan bahwa gerakan kepanduan Hizbul Wathan harus bisa tumbuh dan berkembang di daerah-daerah melalui amal usaha Muhammadiyah yang ada seperti sekolah. Jika diperlukan Hizbul Wathan berkembang di daerah yang belum ada Muhammadiyah sehingga mendapat kepercayaan masyarakat.
Oleh karena itu ia berharap gerakan kepanduan ini mendapat perhatian khusus sehingga memiliki integritas yang tinggi di dalam kehidupan sosial dan bernegara. Selanjutnya ia menekankan bahwa dengan integritas yang tinggi, akan tumbuh kepercayaan masyarakat.
Atas kepercayaan yang didapat, semua hal bisa dilakukan oleh Hizbul Wathan untuk mewujudkan gerakan berkemajuan sehingga siap menghadapi dinamika peradaban. Selain itu Muchdi menegaskan, dibutuhkan totalitas untuk mengembangkan gerakan ini.
Ia mencontohkan bahwa berhasilnya dirinya menjadi Jendral Komando Kopassus adalah karena dirinya dilahirkan oleh Muhammadiyah.









