PEKANBARU -- Hingga hari ini tercatat 188 orang warga Kota Pekanbaru menderita akibat terserang demam berdarah denque (DBD).
Atas kondisi tersebut, kalangan Anggota Dewan turut prihatin sekaligus mempertanyakan kinerja Dinas terkait dalam melakukan pencegahan atau antisipasi, salah satunya kinerja Juru Pemantau Jentik (Jumantik) yang dibentuk oleh Diskes dan ditempatkan disetiap kecamatam di Kota Pekanbaru.
"Katanya Jumantik ada di tiap kecamatan, apa kerja mereka ?, ada nggak memberikan bubuk abate secara gratis kepada masyarakat sebagai upaya antisipasi atau pencegahan selama ini," cetus anggota Komisi III DPRD Kota Pekanbaru Marlis Khasim, Rabu 1 Maret 2017.
Langkah pencegahan ini menurut Politisi PKB ini, sudah seharusnya dilakukan jauh-jauh hari sebelum wabah DBD berkembang pesat ditengah masyarakat.
"Kita sama-sama tau, itu DBD sangat mudah sekali berkembang saat musim hujan seperti sekarang, apalagi ada genangan air, untuk itu seharusnya selain penyemprotan pemberian bubuk abate di air tergenang perlu dilakukan terutama dirumah-rumah warga," ucap Marlis.
Selain itu, kepada warga Marlis juga menghimbau untuk tetap menjaga pola hidup bersih dan giat melakukan gotong royong, terutama membersihkan gorong-gorong yang tersumbat sampah dan menyebabkan genangan air.
"Kita himbau tetap menjaga pola hidup bersih, terutama perkarangan rumah, terapkan 3 M plus, dan bagi masyarakat yang terindikasi kena DBD segera membawa anggota keluarga ke Rumah Sakit agar mendapat penanganan lebih lanjut dan agar tidak semakin parah" Harap Marlis.
Atas kondisi tersebut, kalangan Anggota Dewan turut prihatin sekaligus mempertanyakan kinerja Dinas terkait dalam melakukan pencegahan atau antisipasi, salah satunya kinerja Juru Pemantau Jentik (Jumantik) yang dibentuk oleh Diskes dan ditempatkan disetiap kecamatam di Kota Pekanbaru.
"Katanya Jumantik ada di tiap kecamatan, apa kerja mereka ?, ada nggak memberikan bubuk abate secara gratis kepada masyarakat sebagai upaya antisipasi atau pencegahan selama ini," cetus anggota Komisi III DPRD Kota Pekanbaru Marlis Khasim, Rabu 1 Maret 2017.
Langkah pencegahan ini menurut Politisi PKB ini, sudah seharusnya dilakukan jauh-jauh hari sebelum wabah DBD berkembang pesat ditengah masyarakat.
"Kita sama-sama tau, itu DBD sangat mudah sekali berkembang saat musim hujan seperti sekarang, apalagi ada genangan air, untuk itu seharusnya selain penyemprotan pemberian bubuk abate di air tergenang perlu dilakukan terutama dirumah-rumah warga," ucap Marlis.
Selain itu, kepada warga Marlis juga menghimbau untuk tetap menjaga pola hidup bersih dan giat melakukan gotong royong, terutama membersihkan gorong-gorong yang tersumbat sampah dan menyebabkan genangan air.
"Kita himbau tetap menjaga pola hidup bersih, terutama perkarangan rumah, terapkan 3 M plus, dan bagi masyarakat yang terindikasi kena DBD segera membawa anggota keluarga ke Rumah Sakit agar mendapat penanganan lebih lanjut dan agar tidak semakin parah" Harap Marlis.



