• ilustrasi

BENGKALIS -- Seorang kepala sekolah dasar di Desa Kelamatan, kecamatan Bengkalis, kabupaten Bengkalis Ahmad Samsuri hampir tertipu melalui telpon. Pasalnya Selasa, 14 Maret 2017 pagi dirinya ditelpon seorang mengaku bernama Agus.

"Orang tersebut menyuruh saya menelpon Sekda Bengkalis, karena ada hal penting yang akan di sampaikan Sekda," ungkap Ahmad Samsuri kepada wartawan, Rabu 15 Maret 2017 di Bengkalis.  

Diceritakan Ahmad, penelpon tersebut langsung mengirimkan melalui pesan singkat nomor pelayanan Sekda ke handphone Ahmad.

Karena penasaran Ahmad langsung menelpon nomor tersebut. "Saya telpon dan dia mengaku Sekda akan memberikan bantuan dengan syarat mengirimkan nomor rekening terlebih dahulu," katanya. 

Lanjut dia, bantuan yang akan diberikan menurut orang mengaku merupakan bantuan tunjangan pensiun.

"Saya tidak langsung percaya, kalau kirim nomor rekening bisa-bisa nanti rekening saya disedot," tambahnya.  

Menurut Ahmad, saat perbincang dengan orang mengaku Sekda tersebut, pihaknya di suruh melengkapi syarat dan mengantarkan ke Kantor Sekda.

"Makanya saya datang ke sini untuk melengkapi syaratnya. Tapi ternyata setelah bertanya di sini baru dapat kejelasan bahwa tidak benar adanya bantuan dan nomor yang ditelpon kemarin bukanlah nomor Sekda," tandasnya.**(put)