PEKANBARU -- Alasan keterbatasan anggaran, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru belum juga memiliki ambulance yang disiagakan pada saat dibutuhkan.
Kepala DPKP Kota Pekanbaru Burhan Gurning, ketika ditemui Kamis 30 Maret 2017 diruang kerjanya mengatakan bahwa ambulance ini sangat dibutuhkan. Mengingat instansinya merupakan inti dari penyelamatan bencana kebakaran.
"Kita harus punya ambulance, kalau tidak susah kita. Kita berpikir kalau ada korban yang perlu penanganan cepat, dengan adanya ambulance bisa segera ditolong," ujarnya.
Menurut Burhan, mengingat kota Pekanbaru yang terus tumbuh saat ini. Maka ketersedian satu ambulance menjadi milik DPKP sudah sangat bagus.
"Satu ambulance saja ada sudah bagus. Tahun ini kita memang mengajukan pembeliannya dalam APBD 2017," imbuhnya.
Meski sudah mengajukan lanjut Gurning, permintaan untuk pengadaan ambulance bagi DPKP tampaknya tidak akan terrealisai. Hal ini melihat keuangan daerah yang menurun. Untuk itu, pihaknya akan membuat alternatif lain. Yakni meminta bantuan pada perusahaan.
"Kalau Pemko tidak bisa, maka kita akan upayakan ada bantuan dari perusahaan-perusahaan," katanya.
Kepala DPKP Kota Pekanbaru Burhan Gurning, ketika ditemui Kamis 30 Maret 2017 diruang kerjanya mengatakan bahwa ambulance ini sangat dibutuhkan. Mengingat instansinya merupakan inti dari penyelamatan bencana kebakaran.
"Kita harus punya ambulance, kalau tidak susah kita. Kita berpikir kalau ada korban yang perlu penanganan cepat, dengan adanya ambulance bisa segera ditolong," ujarnya.
Menurut Burhan, mengingat kota Pekanbaru yang terus tumbuh saat ini. Maka ketersedian satu ambulance menjadi milik DPKP sudah sangat bagus.
"Satu ambulance saja ada sudah bagus. Tahun ini kita memang mengajukan pembeliannya dalam APBD 2017," imbuhnya.
Meski sudah mengajukan lanjut Gurning, permintaan untuk pengadaan ambulance bagi DPKP tampaknya tidak akan terrealisai. Hal ini melihat keuangan daerah yang menurun. Untuk itu, pihaknya akan membuat alternatif lain. Yakni meminta bantuan pada perusahaan.
"Kalau Pemko tidak bisa, maka kita akan upayakan ada bantuan dari perusahaan-perusahaan," katanya.



