PEKANBARU -- Bak gayung bersambut, ide dan gagasan Kabid Linjamsos Dinas Sosial Provinsi Riau Drs. M. Umar untuk menjadikan Kampung Siaga Bencana (KSB) percontohan di indonesia, setidak tidaknya di Provinsi Riau disambut hangat oleh Camat Rumbai Pesisir Yuliarso Stip.

Dalam pertemuan silahturahmi yang di motor oleh pengurus FK Tagana Kota Pekanbaru mereka sepakat dalam waktu dekat sebelum kegiatan budaya petang megang yang dilaksanakan Pemko Pekanbaru, kegiatan dan posko KSB Tagana telah berjalan di tepian sungai siak tersebut.

Untuk mendukung dan mensukseskan rencanai ini, camat rumbai pesisir akan mengadakan gotong royong serentak dilokasi Gardu sosial KSB dan di wilayah Kecamatan Rumbai Pesisir umumnya, bersama masyarakat dengan melibatkan berbagai pihak, temasuk pasukan kuning, organisasi sosial dan pihak terkait lainnya, dan kabid siap mengerahkan anggota Tagana dalam bentuk bakti sosial untuk mendukung kegiatan itu.

Direncanakan, lokasi KSB tidak hanya sebagai posko KSB, tapi juga dirancang sebagai tempat atau pusat rekreasi atau wisata pinggir sungai siak, disana akan dibangun sarana Jonging trek, pusat kuliner dan pusat kerajinan rakyat.

"Untuk awal kita minta Dinas Sosial Provinsi Riau menyiapkan perahu karet untuk simulasi penanggulangan Bencana banjir bagi anak sekolah, tenda untuk posko KSB dan Tagana,'" kata Camat Rumbai Pesisir yuliarso. Sekaligus ia juga berharap kegiatan ini sudah jalan sebelum kegiatan petang megang menyambut bulan suci ramadhan.

Sementara Kabid Linjamsos M. Umar merasa cukup salut dengan animo masayarakat setempat yang sangat luar biasa dan kompak.

Dia berharap KSB Meranti Pandak bisa menjadi KSB terbaik dan percontohan setidak tidaknya di Provinsi Riau, terkait bantuan tenda dan perahu karet tidak ada masalah, hanya tinggal mekanisme yang harus dilengkapi atau dipersiapkan.