Gaungriau.com -- Diabalik sosoknya yang tegas dalam melaksanakan sebuah program kerja, ternyata Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman mempunyai sisi lain yakni sangat suka dan dekat dengan anak-anak.
Hal ini terlihat jelas dalam dua kegiatan pria yang akrab disapa Andi Rachman ini, di Pekanbaru, Ahad. Tidak seperti acara biasanya yang resmi dan kaku, suasana akrab seakan tak ada batas ditunjukan Andi Rachman bersama anak-anak.
Andi Rachman mengisi kegiatan paginya dengan sarapan bersama anak-anak penderita kanker di kediaman dinas gubernur. Politisi Partai Golkar itu tidak lupa memotivasi para "cancer survivors" itu untuk terus berjuang dan bertawakal kepada Allah SWT, agar penyakit yang dialaminya segera sembuh.
Mereka pun juga sangat kegirangan saat gubernur yang menyempatkan waktunya untuk berfoto bersama.
"Saya senang sekali bisa diundang makan bersama bapak gubernur," kata seorang anak penderita kanker, sembari menambahkan bahwa kemurahan hati dan kebaikan gubernur di acara tersebut menjadi motivasi untuk berjuang melawan penyakit yang dideritanya.
Kemudian pada acara "One Day For Children", Andi Rachman terlihat memanggil anak satu-satu ke depan pentas dan menanyakan cita-cita mereka.
Acara One day for children ini diselenggerakan oleh Dinas Sosial Provinsi Riau. Tujuannya untuk mengingatkan agar menyisakan "quality time" bersama anak, minimal satu hari tiap minggunya.
Suasana kocak terjadi saat ada salah satu anak yang bercita-cita menjadi tentara. Mendengar hal tersebut Andi Rachman pun meminta anak tersebut mempraktikan gerakan-gerakan seperti tentara.
Ketika anak tersebut diinstruksikan gubernur untuk jalan layaknya tentara, namun salah, sehingga memancing gelak tawa para hadirin.
"Kalau mau menjadi tentara harus makan makanan yang bergizi dan banyak berolahraga agar badannya berisi," pesan Andi Rachman.
Sementara, Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Riau menggugah hati seluruh lapisan masyarakat yang ada di Riau untuk saling memperhatikan tumbuh kembang anak-anaknya melalui acara One Day For Children .
"Kita berharap kegiatan ini dapat lebih meningkatkan kepedulian dan perhatian semua elemen baik pemerintah maupun masyarakat terhadap tumbuh kembang anak. Terutama anak-anak yang termarjinalkan dan berkebutuhan khusus," ungkap Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Riau, Syarifuddin, kepada wartawan, Ahad di Pekanbaru.
Masa depan bangsa berada di tangan anak-anak yang tengah beranjak remaja dan dewasa tersebut. Sehingga, untuk mematangkan mereka-mereka si penerus bangsa itu, kata Syarifuddin, pada umumnya anak-anak harus mendapatkan hak-haknya. Mulai dari terpenuhinya hak anak mendapat pendidikan, kesehatan, kasih sayang dan rasa aman.
"Masa depan bangsa ini berada pada anak-anak kita. Makanya kita harus memberikan pendidikan yang baik. Kita juga perlu memastikan bahwa anak-anak mendapatkan haknya dan terhindar dari tindak kekerasan," imbuhnya.
Sementara itu, acara yang ditaja dengan memanfaatkan momen peringatan Hari Anak Nasional ini, tampak dihadiri secara langsung oleh Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rachman beserta istri Hj Sisilita Arsyadjuliandi.
Tak lupa, Hj Sisilita Arsyadjuliandi Rachman yang juga merupakan Bunda PAUD Provinsi Riau menyerahkan paket perlengkapan sekolah kepada beberapa anak usia sekolah.**(Adv/Humas)





















