• Kepala Bidang Budidaya Susi Feniyanti

BENGKALIS -- Gaungriau.com -- Ikan sangat dibutuhkan dikalangan masyarakat, selain mengkonsumsi ikan sehat untuk pertumbuhan bahkan memiliki nilai ekonomi. Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bengkalis memberikan tips bahkan menyediakan pendampingan untuk Badan Milik Usaha (Bumdes) Desa dalam pengembangan budidaya ternak Ikan secara gratis.

Pengembangan budidaya ikan di Bumdes yang ada di desa masing- masing memang saat ini masih minim. Hal itu dikarenakan belum mengetahui cara memelihara atau teknis untuk mengembangkan budidaya ikan tersebut.

Tercatat ada dua desa diantaranya Bumdes desa Singgoro dan Kelapapati yang mengajukan pendampingan budidaya ikan ke dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bengkalis agar dilakukan pendampingan memulai tahap awal untuk memelihara ikan pada air tawar dengan baik.

"DKP Bengkalis siap memberikan pembinaan membantu Bumdes memulai budidaya ikan, setelah pihak Bumdes mengajukan permohonan atau pemberitahuan ke kita. Nantinya kita berikan langkah bagaimana memelihara ikan dengan baik secara teknis sehingga hasilnya memuaskan, dan pendampingan ini tanpa meminta imbalan," ungkap

Kepala Bidang Budidaya Perikanan Susi Feniyanti pada Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bengkalis saat diwawancarai kepada wartawan, Selasa 27 Maret 2018 diruang kerjanya.

Untuk Bumdes Singgoro pengembangan budidaya ikan lele sedangkan desa Kelapapati Kecamatan Bengkalis memelihara ikan nila. "Pendampingan yang diberikan bukan tahap awal saja melainkan hingga masa panen ikan tersebut," kata Susi.

Budidaya ikan ini. Susi mengatakan tentunya menyangkut nilai ekonomi terhadap Bumdes itu sendiri. Apabila hasil panen ikan berhasil sesuai harapan akan berdampak pada masyarakat terutama membudidayakan ikan karena ikan mengandung protein sehat untuk pertumbuhan.

"Secara berskala tim sudah melakukan pendampingan pemberikan pakan ikan untuk dua Bumdes tersebut. Dan kita berharap Bumdes lain dapat mengikuti,"kata Susi lagi.

Ia juga menambahkan jika bumdes diluar jangkauan nantinya ada UPT pelayanan pengembangan perikanan diwilayah kecamatan masing masing.**(put)