PEKANBARU -- Gaungriau.com -- Kemajuan Teknologi Informasi yang begitu cepat saat ini menuntut penggunanya bisa bijak dalam memilih mana yang baik dan mana yang tidak. Karena itu lah perlu terus dilakukan pendidikan menggunakan atau memanfaatkan berbagai media sosial dari kemajuan teknologi informasi tersebut. Bijak bermedsos.. hebat. positif.
Pesan itui disampaikan Wakapolda Riau Irjenpol Permadi SH MH kepada wartawan usai membuka workshop Fenomena Cyber Crime, Senin (30/4/2018) di gedung Sutan Balia Fisipol Universitas Riau.
"IT ini berkembang terus, dan ini mau tidak mau harus kita ikuti, padahal tidak semua konten dari kemajuan IT itu bernilai positif, jika salah menggunakan, pengguna nya akan terjebak pada yang nama nya pemberi atau penyebar berita Hoax alias bohong," kata Wakapolda.
Hal ini terlebih dari data berbagai kasus, yang menjadi penyebar berita Hoax melalui media sosial tersebut adalah dari kalangan orang pintar atau intelektual. Karena memang yang pertama tahu dan paham akan kemajuan TI itu adalah yang selalu atau aktif menggunakan teknologi, apakah itu HP ataupun komputer sejenis.
"Karena itu, saya menilai kegiatan yang ditujukan bagi mahasiswa ini sangat perlu dan bernilai positif, dimana dari narasumber yang dihadirkan, dapat disimak oleh Mahasiswa sebagai peserta terkait mana itu informasi yang posistif, mana yang negatif, serta bagaimana cara atau kita-kita menghindari konten negatif tersebut, dan kita berharap minimal Mahasiswa yang menjadi peserta kegiatan ini, bisa memahami dan menjadi bagian dari orang-orang intelek yang anti berita atau informasi Hoax," tegas Wakapolda Riau.
Seminar ini menghadirkan narasumber antaralain Kombespol Gidon Arif S, Direktur Direkrimsus Polda Riau, DR Belli Nasution MA, Dosen Komunikasi Unri, DR Erdianto SH Mhum Dosen Hukum Unri, DR Suyanto MSc Dosen Komunikasi Unri,
Ikut hadir dalam kesempatan tersebut dari Pemprov Riau Erisman Yahya Kepala Bidang IKP, Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Riau, perwakilan dari Kemenkum HADinas Komunikasi dan Informatika Riau Riau, Kejati Riau dan tamu undangan lainnya.**(mad)
















