• Rinaldi

PEKANBARU -- Gaungriau.com -- Ray, begitu bapak Tiga orang anak dengan nama lengkap Rinaldi itu biasa disapa. Dia merupakan salah seorang mitra driver GO-JEK sejak setahun silam, tepatnya pada Juli 2017.

Ray sebenarnya sudah tertarik bergabung dengan GO-JEK sejak awal pendaftaran di buka di Pekanbaru yakni pada Maret 2017. Namun dikarenakan persyaratan administrasi yang belum lengkap ia harus bersabar hingga pada akhirnya Juli baru bisa bergaung menjadi salah seorang driver GO-JEK.

Ray bercerita kalau ketertarikannya bergabung menjadi mitra GO-JEK dikarenakan waktu itu banyak diantara kawan-kawannya yang sudah bergabung, mereka sering bercerita tentang bagaimana ngebid, ngambil order, dapat poin terus ketemu dengan sesama driver lain. "Itu yang membuat saya ingin sekali bergabung, kenangnya.

Namun, ketika secara resmi telah bergabung apa yang dibayangkan Ray tidak sesuai dengan kenyataan dilapangan, rasa kebersamaan yang Dia cari darti sesama driver GO-JEK justru tidak ia dapatkan. "Masih banyak yang kerja sendiri-sendiri," kata Ketua Komunitas Team Driver GO-JEK Rumbai City itu.

Ya, memang tak dipungkiri bahwa niat awal Ray bergabung menjadi mitra GO-JEK adalah untuk mencari uang, namun seiring berjalannya waktu, dia melihat masih banyak kegiatan yang bi8sa dilakukan lewat GO-JEK daripada hanya sekedar mencari uang.

Salah satunya dengan "menghijaukan" Pekanbaru. Ray tak segan berkeliling sampai daerah Rumbai meskipun disana sepi orderan. Namun dia bertekad, dengan semakin banyaknya driver GO-JEK yang banyak terlihat dijalan, semakin banyak juga dikenal masyarakat dan makin banyak yang menggunakan layanan GO-JEK.

Benar saja, apa yang diharapkan Ray, di Rumbai ia bertemu dengan banyak rekan sesama mitra driver. PErsahabatan terjarin erat diantara mereka. Dari situlah kemudia bermula aksi-aksi sosial yang berdampak positif bagi masyarakat sekitar.

Kegiatan sosial di komunitasnya dibagi Dua, internal dan eksternal. Untuk internal, komunitas ini aktif membantu mitra serta keluarga mitra yang sakit ataupun terkena musibah. Sementara eksternal, Ray dan rekan-rekannya aktif melakukan sosialisasi ke masjid tentang eksistensi GO-JEK dengan cara membersihkan masjid, menyantuni anak yatim, dan membersihkan ranjau paku.

Dia juga berencana merutinkan kegiatan Jumat berbagi dengan membagikan nasi bungkus bagi orang-orang yang membutuhkan. "Saya berharap kegiatan yang saya dan teman-teman lakukan di Rumbai bisa berdampak positif, dan menjadi contoh bagi teman-teman mitra GO-JEK di Riau. Karena bagi saya menolong sesama merupakan kepuasan tersendiri," pungkasnya.**(mad)