• Jakiman

PEKANBARU -- Gaungriau.com -- Momentum Peringatan HUT RI ke 73tahun 2018 ini, selain bagian dari mengingat jasa-jasa para phlawan yang telah rela mengorbankan harta bahkan nyawa untuk merebut kemerdekaan, juga hendaknya bisa dijadikan sebagai bagian mengevaluasi kondisi negeri saat ini, terutama dari sisi kemerosotan moral dan akhlak anak bangsa.

Hal itu disampaikan pemerhati Pendidikan Riau Jakiman SW kepada wartawan, Rabu 8 Agustus 2018 di Pekanbaru. Menurutnya tingginya angka kriminalitas dan penyalahgunaan Narkoba yang tidak sedikit melibatkan para Mahasiswa maupun pelajar, merupakan bagian dari belum optimalnya penerapan pendidikan moral dan pembangunan ahklak bagi peserta didik disekolah-sekolah maupun dikampus.

"Saya melihat tingginya tingkat kejahatan yang saat ini terjadi lebih kepada masih belum optimalnya pelaksanaan pendidikan, terutama akhlak dan moral, serta yang perlu juga adalah pemberian keterampilan. Ini tentunya sangat mengkhawatirkan kita bersama, terlebih itu saat ini juga telah melibatkan Mahasiswa maupun siswa atau pelajar," kata mantan Ketua PGRI Kota Pekanbaru ini.

Jakiman menyebut, penanaman nilai-nilai keagamaan melalui pendidikan akhlak dan moral sangat dibutuhkan saat ini, jika itu bisa dilakukan, ia berkeyakinan persoalan tingginya tingkat kriminalitas akan bisa dikurangi atau bahkan bisa dihilangkan.

"Pada hakikatnya pendidikan moral itu tujuan akhirnya adalah membangun dan menjaga moralitas peserta didik agar menjadi pribadi yang baik. Mengantisipasi fenomena-fenomena yang terjadi dalam masyarakat, perlu kiranya diterapkan di lembaga-lembaga pendidikan dasar dan menengah maupun perguruan tinggi," pungkasnya.**(mad)