• Martini, Plt Kepala Dinsos Bengkalis

BENGKALIS -- gaungriau.com --Selama tiga pekan tercatat 3 bayi yang ditemukan di Kabupaten Bengkalis. Pemerintah Daerah Kabuapten Bengkalis melalui Dinas Sosial (Dinsos) Bengkalis mengimbau kepada masyarakat agar lebih waspada dalam melakukan pengawasan terhadap anaknya.

"Iya, dalam tiga pekan sudah 3 anak bayi dibuang. Selaku orangtua diminta untuk meningkatkan pengawasan kepada anak gadisnya," ungkap Plt Dinas Sosial Kabupaten Bengkalis sos Bengkalis Hj Martini saat ditemui Jumat, 9 November 2018 di Bengkalis.

Ia mengatakan kasus pembuangan bayi di Kabupaten Bengkalis tersebut menunjukan bahwa kondisi anak muda mudi dilingkungan sangat memperhatinkan. Dan tidak memiliki moral secara manusiawi.

“Orang tua perlu awasi anak-anak gadisnya dalam hal pergaulan. Agar jangan sampai terjerumus dalam pergaulan bebas. Terhadap anak muda mudi jaga kehormatan diri dengan baik," imbuhnya.

Seperti diketahui pembuangan bayi ini pertama terjadi di jalan Jendral Sudirman Desa Sungai Siput, Kecamatan Siak Kecil, Senin (15/10/18) sekitar pukul 19.30 WIB lalu, yang baru berusia 2 jam dalam keadaan hidup, dengan dibungkus plastik berwarna hitam, di atas meja kios eceran Bahan Bakar Minyak (BBM).

Kemudian pada hari Sabtu (20/10/18) pukul 06:00 WIB lalu kembali ditemukan bayi baru lahir dalam keadaan meninggal, ditemukan dibungkus plastik kresek warna hitam, tergantung di dinding rumah kosong, jalan BOB RT/RW:19/10, Dusun Rumbai Jaya, Desa Lubuk Gaung, Kecamatan Siak Kecil.

Terakhir pembuangan bayi terulang untuk ketiga kalinya, temukan dalam keadaan hidup, berjenis kelamin laki-laki dalam kotak kardus. Ditemukan warga pada hari Sabtu (03/11/18) sekitar pukul 16.30 WIB, tergeletak di halaman rumah warga Jalan Muslihun, RT03/RW01, Gang Makmur, Desa Wonosari Timur, Kecamatan Bengkalis.**(man)