• Firdaus MT

PEKANBARU -- Sebagai bentuk kekecewaan terhadap Pemerintah kota Pekanbaru, belakangan ini masyarakat kerap melakukan tindakan tanam pohon dijalan-jalan rusak dilingkungan.

Menanggapi hal tersebut, Walikota Pekanbaru DR. H. Firdaus, ST. MT mengaku jika tindakan tersebut tidak perlu dicontoh. Seharusnya, masyarakat bergotong royong untuk memperbaiki kerusakan jalan yang terdapat di lingkungan masing-masing. Sebelum Pemerintah daerah melakukan perbaikan.

"Jika kerusakan satu atau dua titik. Masyarakat hendaknya bisa masyarakat gotong royong memperbaikinya, bukan malah menanam pohon pisang dan bunga untuk menarik perhatian Pemerintah. Ini sebenarnya kesadaran saja yang kurang," ujar Firdaus ketika ditemui sejumlah awak media, kemarin.

Firdaus menambahkan, masyarakat yang smart itu bukan bergantung dengan Pemerintah semata. Tetapi bagaimana masyarakat tersebut mau peduli untuk memperbaiki kerusakan jalan di wilayahnya masing-masing.

"Masyarakat jangan hanya menuggu saja dan mari bersama-sama kita. Kalau bisa digotong royongkan perbaikan jalan rusak, jangan hanya menunggu pemerintah untuk memperbaiki," tambahnya.

Untuk itu, Firdaus berharap kedepannya masyarakat bisa meningkatkan partisipasinya dalam membantu pemerintah untuk memperbaiki kerusakan jalan yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Kota.

"Saya berharap kedepan kesadaran akan meningkat dan jadilah masyarakat yang cerdas itu, masyarakat yang cinta terhadap lingkungan. Mari sama-sama kita memahami tugas kita bersama. Disamping itu respons cepat dari RT/RW dan lurah perlu ditingkatkan lagi sebagai perpanjangan tangan Pemerintah Kota Pekanbaru diwilayah kerjanya,"tutupnya.**(yan)