• Drs H Achmad MSi

Gaungriau.com (PASIR PENGARAYAN) -- Mantan Bupati Rokan Hulu (Rohul) dua periode Drs. H. Achmad M.Si, bersama istri dan anaknya salurkan hak suara Pemilu 2019 di kampung halamannya , TPS I Dusun Nogori Desa Babussalam, Kecamatan‎ Rambah, Rabu 17 April 2019 pagi.

Achmad yang juga calon anggota DPR RI dari Dapil Riau 1, bersama istrinya Hj. Magdalisni juga calon anggota DPRD Provinsi Riau dari Dapil Rohul, dan anaknya Rizky Achmad Putra juga calon anggota‎ DPRD Kabupaten Rohul Dapil 1 tiba tidak lama setelah TPS dibuka.

Beda dengan pemilih lainnya, Achmad bersama keluarga datang menyoblos bersama 225 pemilih yang terdaftar di TPS 01 Desa Babussalam diarak oleh "pasukan" ibu-ibu rebana dari Dusun Nogori Desa Babussalam, baik pergi dan pulang dari TPS.

Achmad didampingi istrinya Maghdalisni usai mencoblos mengatakan, dirinya diarak oleh ibu-ibu rebana atas partisipasi masyarakat ke dirinya dan keluarga, dimana dirinya bersama istri dan anaknya mencalonkan diri sebagai calon wakil rakyat.

"Kita berterima kaish, pagi-pagi mereka sudah minta izin mau mengantar saya beserta isteri dan anak ke TPS," sebut Achmad usai mencoblos.

Achmad‎, bahwa mengaku masyarakat Dusun Nogori Desa Babussalam sangat antusias dan datang ke TPS untuk menyalurkan hak suaranya di Pemilu 2019.

Kata Achmad lagi, dalam proses pencoblosan di Pemilu 2019 membutuhkan waktu‎, sebab ada lima surat suara yang dicoblos dan banyak calonnya, seperti surat suara untuk DPRD Kabupaten Rohul.

Achmad yang juga salah seorang tokoh masyarakat Riau dari Kabupaten Rohul menyatakan, jika dirinya terpilih sebagai Anggota DPR RI maka tentu dirinya akan memperjuangkan aspirasi masyarakat, seperti infrastruktur, sosial ekonomi masyarakat.

"Seperti halnya harga TBS (tandan buah segar) yang kini tidak stabil, harga karet yang tidak stabil, itu akan jadi isu yang akan kita angkat nantinya, termasuk terkait pekerjaan sehingga kegiatan positif di masyarakat," ucap Achmad.

Dirinya juga berharap, di setiap pesta demokrasi atau Pemilu masyarakat untuk menyalurkan hak pilihnya, tidak masuk dalam golongan putih atau Golput, sebab satu suara akan menentukan nasib bangsa ke depannya.** (lim)