Gaungriau.com (SIAK) -- Walaupun pihak BPJS belum juga membayar tunggakan di RSUD Tengku untuk gaji gaji para Doktertetap lancar dibayar.

Perihal ini disampaikan oleh Direktur RSUD Tengku Rofi'an Kabupaten Siak Benny Chairuddin saat menjawab media ini ketika ditemui Senin 9 September 2019.

Dikatakan Benny, persoalanBPJS ini memang cukup membumingse-Indonesia baik itu persoaalan pelayanansampai adanya wacana kenaikan iuran BPJS ,dan bahkan dari program BPJS ini ada pelayan rumah sakit yang terkena imbasnya.

Seperti yang terjadi disalah satu rumah sakit di Lampung tunggakkan BPJS belum terlunaskan disana, berdampak terhadap gaji Dokter nya,karena belum dibayar oleh pihak rumah sakit Dokter nya sampai merekamogok kerja ,sehingga menghambat pelayan rumah sakit tersebut.

Tapi untuk dirumahsakit umumTengku Rofi'anSiak hingga saat ini semuaproses pelayanan rumah sakitmasih tetap berjalan dengan baik dan lancarsepeti biasa, walaupun hingga saat ini beberapabulan terakhir ini BPJS belum membayar tunggakan ke rumah sakityang dia pimpin sejakbeberapa bulan terakhir ini, ,tapi untuk gaji Dokter yang ada soal pembayaran gaji masih aman dan terus dibayar tepat waktu," terang Benny.

Ketika disinggung berapa besar angka tunggakan yang belum dibayaroleh pihak BPJS , dia tidak mau sebut angka nominan nya ,akan tetapi angkanya lumayanbesar juga lah,"tambah Benny lagi.

Sementara kepala BPJS kabupaten Siak Rina Purba ketika dihubungi lewatvia ponsel nya tidak diangkat , dia hanya mengirim lewat WhatsApp nya , bahwatunggakanBPJS dengan RSUD Siak sejak bulan Mei hingga bulan Juli sebesar 3 Milyar lebih ,angka pasti nya ada di kantor cabang Siak.

Sedangkan persoalan yang sedang dihadapi oleh BPJS ini sudah menjadi masalah Nasionaldan tidakhanya terjadi dikabupaten Siak saja , lagi pula dalam hal ini kami siap dengan segala konsekwensinya seperti didenda.

"Yang terpenting jangansampai ada penolakan terhadap pasien yang masuk rumah sakit ,dan berharap persoalan ini semoga secepatnya terselesaikan," sebut Rina berharap.**(jas)