Gaungriau.com (PEKANBARU) -- Tahun ajaran 2020-2021, Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) targetkan menerima sebanyak 3.500 Mahasiswa baru, salah satu upaya yang dilakukan dengan diberlakukannya sistem online pada penerimaan calon mahasiswa baru tahun ini.
Sistem tersebut di launching Selasa 7 Januari 2020, di loby kampus utama Umri oleh Rektor Umri Dr H Mubarak MSi melalui pengguntingan pita. Terdapat 25 Program Studi dari 8 Fakultas yang bisa dipilih oleh para calon mahasiswa baru Umri.
Dengan mengantongi akreditasi B baik secara institusi maupun prodi, Umri makin percaya diri bersaing dengan sejumlah perguruan tinggi lainnya dengan tagline "UMRI : You're Future, Starts Here".
Ikut hadir dalam launching penerimaan mahasiswa baru secara online seluruh Rakil Rektor Umri, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Riau Yusri Rasul, Ketua Badan Pembina Harian Umri Prof. Isjoni, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Pekanbaru, Pimpinan Wilayah Aisyiyah Riau, dosen, sejumlah kepala SMA sederajat dan pimpinan perbankan yang merupakan mitra kerja Umri.
Rektor Umri menjelaskan, pendaftaran telah dibuka sejak tanggal 6 Januari 2020 hingga tanggal 5 September 2020 mendatang dibagi dalam 3 gelombang pendaftaran. Terdapat 6 jalur penerimaan mahasiswa baru Umri tahun ini, yaitu Jalur Umum, Jalur Perserikatan Muhammadiyah, Jalur Prestasi, Jalur Beasiswa Tahfiz Al-Quran, Jalur Saudara dan terakhir Jalur Sekolah, Pesantren dan Keluarga Guru.
Mubarak menambahkan penerimaan mahasiswa baru secara online ini bertujuan untuk memudahkan calon mahasiswa yang mendaftar ke Umri tidak perlu repot repot datang ke Kampus Umri untuk mendaftar. Cukup gunakan android, lalu masuk ke website resmi Umri, di daftar.umri.ac.id.
"Penerimaan mahasiswa baru secara online berlaku tidak hanya di Provinsi Riau, daerah lain diluar Riau bisa mendaftar secara online mulai dari pendaftaran hingga hasil test tertulis. Hanya saja, untuk tes narkoba, peserta harus datang ke kampus untuk dicek hasilnya," jelas Mubarak.
"Penerapan pendaftaran mahasiswa baru secara online diharapkan bisa menjangkau seluruh masyarakat baik diperkotaan maupun di pedesaan," lanjut Rektor.
Selain itu, Umri juga memberikan voucher potongan uang pengembangan sebesar 50 persen untuk 30 orang pendaftar yang beruntung. Pada hari kedua dibukanya pendaftaran online, sudah ada sekitar 12 calon mahasiswa baru yang mendaftar.
Ketua Badan Pembina Harian Universitas Muhammadiyah Riau, Prof. H. Isjoni mengatakan target penerimaan mahasiswa baru tahun ajaran 2020-2021 bisa terwujud, maka Umri membuka pendaftaran dari berbagai lini. Hal ini membuktikan, bahwa UMRI selalu berkomitmen memberikan pelayanan yang baik dan peningkatkan kualitas pendidikan kepada masyarakat Riau.
"Tahun lalu, ada sekitar 2.100 mahasiswa yang mendaftarkan diri di UMRI. Sedangkan tahun ajaran 2020-2021 ini, penerimaan mahasiswa baru UMRI ditargetkan bisa mencapai 3.500 orang. Saya yakin, ini juga bisa melebihi target karena semua jalur pendaftaran telah disiapkan oleh UMRI," katanya.
Senada dengan Isjoni, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Riau Yusri Rasul bahwa setiap tahunnya ada peningkatan jumlah mahasiswa yang menuntut ilmu di Umri. Ini menandakan bahwa Umri telah mendapat tempat dihati masyarakat Riau.
"Dengan tren positif yakni terus terjadinya peningkatan pada jumlah mahasiswa baru yang diterima setiap tahunnya, kita berharap dan optimis Umri bisa sejajar dengan universitas ternama lainya, tidak hanya di Riau tapi juga diluar Riau," pungkasnya. (mad)























