Gaungriau.com (PEKANBARU) -- Matangkan persiapan pelaksanaan coaching Clinic untuk pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), jajaran pengurus Koperasi Produsen Sejati Berkah Bersama (PSBB) yang diketuai Suroso Ramli, gelar pertemuan dengan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah (PLUT-UMKM) Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Riau.
Petemuan yang berlangsung sederhana Selasa 25 Januari 2022 tersebut diikuti beberapa jajaran pengurus Koperasi PSBB. Tokoh masyarakat jawa Riau Dwi Agus Sumarno memimpin pertemuan yang langsung dihadiri kepala UPT PLUT-UMKM Tresiana Anomsari ST MT.
Kegiatan coaching clininc ini merupakan upaya Koperasi PSBB untuk menghimpun dan melakukan pemecahan dari berbagai persoalan yang dihadapi para pelaku UMKM di Provinsi Riau khususnya dari berbagai paguyuban Jawa di Riau dan juga mitra Jawa Riau bakal segera terealisasi, kegiatan coaching clinic tersebut direncanakan akan dilaksanakan pada Februari mendatang.
Dwi menjelaskan, kegiatan coaching clinic bagi pelaku UMKM dari berbagai paguyuban Jawa di Provinsi Riau dan mitra Jawa lainnya yang tergabung dalam Koperasi PSBB tersebut merupakan bagian dari upaya membantu para pelaku UMKM dalam mencarikan solusi agar kembali bisa menjalankan usahanya yang pada pandemi Covid-19 ini ada yang macet dan bahkan ada yang mau tutup.
"Kita ingin membantu para pelaku UMKM yang ada, awalnya kita fokus pada pelaku UMKM dibawah Paguyuban Jawa Riau, namun seiirng berjalannya waktu, mereka pelaku UMKM dari suku-suku lainnya di Riau juga ikut bergabung, tentu kami menyambut baik hal ini," kata Dwi.
Terkait pelaksanaan coaching Clinic ini, lanjut Dwi, setakad ini sudah lebih 100 pelaku UMKM yang menyatakan ikut bergabung berdasarkan pendaftaran melalui aplikasi secara online yang disiapkan pengurus.
"Akan tetapi bisa jadi pesertanya akan bertambah, karena tentu pelaku UMKM ini akan mengajak temannya mengikuti acara. Dan kita berterima kasih kepada Pemprov Riau melalui UPT PLUT UMKM Dinas Koperasi dan UMKM yang mendukung penuh kegiatan yang kita rencanakan ini," pungkasnya.
Sementara Kepala UPT Tresiana mengatakan bahwa pihaknya siap membantu para pelaku UMKM yang tergabung di Koperasi PSBB untuk dilakukan coaching clinic, sehingga akan bisa dicarikan solusi apa yang diperlukan oleh pelaku UMKM tersebut agar usaha mereka bisa kembali berjalan.
Dia menyebut, dalam membantu pelaku UMKM ini piahknya memiliki tujuh konsultan atau bidang seperti bidang kelembagaan, bidang pemasaran, bidang SDM, bidang produksi, bidang kerjasama, dan bidang pendanaan.
"Bidang-bidang inilah akan melakukan coaching clinic terlebih dahulu, baru nantinya diberikan solusi, dan kami akan melakukan pembinaan terhadap UMKM ini sampai nantinya 'naik kelas'," jelasnya.
Dia menambahkan, nantinya setelah pelaksanaan coaching clinic, pelaku UMKM jika ingin melanjutkan diskusi atau bimbingan terkait dengan permasalahan yang dihadapi, pihaknya mempersilahkan mereka datang langsung ke kantor UPT PLUT-UMKM.
"Tentunya kita berharap akan ada tindak lanjut, sehingga pelaksanaan coaching clinic tersebut bisa menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi pelaku UMKM," ungkapnya mengakhiri.**(mad)























