Gaungriau.com -- Pemerintah Provinsi Riau kembali akan mengusulkan kelanjutan pembangunan jalan lingkar Sungai Jering-Kari, Kuantan Singingi (Kuansing), setelah terhenti selama lebih kurang dua tahun.
Hal itu ditegaskan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau, SF Hariyanto saat melakukan peninjauan langsung kelokasi pembangunan jalan sepanjang 2 Kilometer yang terhenti tersebut, Rabu 21 September 2022.
"Saya minta kepada Dinas PUPR Provinsi Riau dituntaskan di tahun 2023, tuntas itu,” kata SF Hariyanto.
Di lokasi yang sama, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Kawasan Pemukiman Pertanahan (PUPR-PKPP), Arif Setiawan, mengatakan, bahwa jalan tersebut belum dibangun sejak tahun 2020.
Dijelaskan dia, kondisi itu karena ada permasalahan pembebasan lahan yang belum tuntas. Sehingga pembangunannya tertunda.
“Kenapa bisa tertunda pembangunannya, karena ada permasalahan pembebasan lahan, termasuk ada pembebasan rumah warga yang ada di jalan tersebut. Sekarang sudah diselesaikan, lahan itu seluas 7x2 meter," JELASNYA.
"Jalan Sungai Jering-Kari itu memang sejak tahun 2020 belum diselesaikan sepanjang 2 kilometer. Ini akan kita siapkan dan dimasukkan di APBD 2023. Pembangunannya rigidpavement, dengan anggarannya sekitar Rp20 miliar,"sambungnya.
Selain peninjauan jalan di Sungai Jering, Sekdaprov Riau dan rombongan juga melihat kondisi jalan provinsi yang rusak lainnya di Kabupaten Kuansing. Hal itu juga untuk mendukung kelancaraan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov)X pada bulan November mendatang.
“Ada beberapa ruas jalan yang kita tinjau dan akan di perbaiki pada tahun ini juga, untuk mendukung kelancaran Porprov di Kuansing. Salah satunya seperti jalan Kelantan-Cerenti sepanjang 1 Kilometer,” ungkap Arif.
Sementara itu, dari pantauan di lapangan, 2 kilometer Jalan Sungai Jering Kari tampak tidak bisa digunakan lantaran ditumbuhi rumput lebat. Lalu, sebagian jalan itu sudah berlubang dan ada yang longsor.
Sedangkan jalan nasional menuju Kabupaten Kuansing saat ini sudah mulai pengerjaan, bahkan beberapa ruas jalan yang dulunya berlubang sudah diperbaiki dengan aspal.**(mcr)























