Gaungriau..com— Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) kembali mencatatkan langkah penting dalam memperluas jejaring pendidikan tinggi di tingkat internasional. Kali ini, Umri menerima penghargaan sebagai mitra internasional dari Fatoni University, Thailand, atas kontribusinya dalam memperkuat kerja sama antarperguruan tinggi lintas negara.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian Convocation Ceremony ke-21 Fatoni University di Dewan Wan Muhammad Nor Matha, Fatoni University, Thailand, Ahad 16 Agustus 2026.
Penghargaan diterima langsung Rektor Umri Dr. H. Saidul Amin, MA., yang juga menjabat sebagai Vice Chancellor University Muhammadiyah Malaysia (UMAM). Penghargaan diserahkan President of Fatoni University Council Wan Muhammad Nor Matha, yang juga Ketua Majelis Penasehat Perdana Menteri Thailand, didampingi Rektor Fatoni University Assoc. Prof. Dr. Ismail Lutfi Japakiya.
Prosesi penghargaan berlangsung di hadapan para tamu undangan dan perwakilan perguruan tinggi dari berbagai negara yang hadir dalam acara wisuda tersebut.
Bagi Umri, penghargaan ini bukan sekadar bentuk apresiasi. Lebih dari itu, capaian tersebut menjadi penanda semakin kuatnya hubungan kelembagaan dengan Fatoni University sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas di kawasan Asia Tenggara.
Rektor Umri Saidul Amin menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diberikan. Ia menilai penghargaan tersebut merupakan kehormatan sekaligus amanah bagi Umri untuk terus memperluas jejaring global.
“Penghargaan ini merupakan sebuah kehormatan sekaligus amanah untuk terus memperkuat kerja sama dan membangun jejaring perguruan tinggi yang lebih luas di tingkat internasional,” ujar Saidul Amin.
Menurutnya, kerja sama internasional tidak boleh berhenti pada seremoni atau penandatanganan nota kesepahaman. Kolaborasi harus diterjemahkan menjadi program nyata yang memberikan manfaat bagi mahasiswa, dosen, institusi, hingga masyarakat.
Karena itu, UMRI mendorong agar hubungan dengan Fatoni University dikembangkan melalui berbagai program strategis, mulai dari pertukaran mahasiswa dan dosen, penelitian bersama, publikasi ilmiah, pengembangan sumber daya manusia hingga program akademik internasional lainnya.
“Kerja sama internasional tidak boleh berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi harus diwujudkan dalam program yang konkret dan berkelanjutan,” tegasnya.
Saidul Amin juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati Fatoni University yang mengikuti Convocation Ceremony ke-21.
Ia berharap para lulusan mampu mengaplikasikan ilmu yang diperoleh untuk memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan kemanusiaan.
Di sisi lain, Saidul Amin menilai Fatoni University memiliki posisi strategis dalam pengembangan jaringan pendidikan tinggi lintas negara, khususnya di kawasan Asia Tenggara. Karena itu, Umri membuka ruang seluas-luasnya untuk memperkuat berbagai bentuk kerja sama dengan perguruan tinggi tersebut.
“Kita berharap hubungan yang telah terjalin ini semakin kuat dan melahirkan berbagai program bersama yang produktif, inovatif, serta memberikan manfaat bagi kedua institusi dan masyarakat luas,” katanya.
Penghargaan dari Fatoni University sekaligus mempertegas arah internasionalisasi Umri. Kampus Muhammadiyah di Riau itu terus mendorong kolaborasi lintas negara sebagai bagian dari implementasi Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah, meliputi pendidikan dan pengajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan.
Capaian tersebut menjadi bagian dari langkah Umri membangun reputasi sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya berorientasi pada penguatan akademik, tetapi juga aktif membangun jejaring global.
Dengan semakin luasnya kolaborasi internasional, Umri menargetkan kerja sama yang terjalin tidak sekadar menghasilkan hubungan kelembagaan, tetapi juga melahirkan program yang berdampak langsung bagi pengembangan pendidikan, riset, inovasi, dan masyaraka.**†*

























