SIAK -- Hingga Semptember 2015, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Siak tahun 2015 untuk fisik telah mencapai 62,90 persen, sementara realisasi keuangan sebesar 43,81 persen.
"Jika dibandingkan dengan realisasi pada bulan Agustus 2015, hingga September 2015, realisasi APBD Siak terjadi peningkatan yang cukup signifikan, dimana pada Agustsu lalu untuk realisasi Fisik tercatat 45,43 persen dan realisasi keuangan 30,85 persen,"terang Asisen II Pemkab Siak yang membidangi Pembangunan DR H Syafrilenti MSi kepada GaungRiau, Kamis 23 Oktober 2015.
Menurut Asisten II, terjadinya peningkatan serapan APBD per September 2015 ini diketahui dari hasil RFK antara Pemerintah daerah bersama dengan SKPD dan bagian yang ada dilingkungan pemerintah daerah yang digelar di ruang rapat raja indra pahlawan room kantor Bupati.
"Kalau dari jumlah angka terakhir yang ada sekarang ini, jika kita berasumsi dari perjalan waktu sebenarnya sudah barang tentu lebih dari angka itu, sebab belum masuk bukan Oktober," jelasnya.
Walaupun demikian, kepada SKPD sebagai pelaksana kegiatan dilapangan, agar dapat mengoptimalkan waktu tersisa saat ini untuk bisa melaksanakan berbagai program kerja.
"Kepada seluruh SKPD yang punya kegiatan dalam APBD Tahun anggaran 2015 supaya dapat juga terus mengawasi terhadap kegiatan yang ada secara rutin,"tegas Syafrilenti mengingatkan.
Untuk diketahui secara keseluruhan paket kegiatan untuk tahun anggaran 2015 ini baik yang ada didalam APBD murni maupun perubahan jumlahnya sebanyak 446 paket, 330 diantaranya masih dalam pengerjaan, sedangkan 16 paket lagi untuk paket pengadaan sedang dalam proses menuju arah pengerjaan.**(jas)
"Jika dibandingkan dengan realisasi pada bulan Agustus 2015, hingga September 2015, realisasi APBD Siak terjadi peningkatan yang cukup signifikan, dimana pada Agustsu lalu untuk realisasi Fisik tercatat 45,43 persen dan realisasi keuangan 30,85 persen,"terang Asisen II Pemkab Siak yang membidangi Pembangunan DR H Syafrilenti MSi kepada GaungRiau, Kamis 23 Oktober 2015.
Menurut Asisten II, terjadinya peningkatan serapan APBD per September 2015 ini diketahui dari hasil RFK antara Pemerintah daerah bersama dengan SKPD dan bagian yang ada dilingkungan pemerintah daerah yang digelar di ruang rapat raja indra pahlawan room kantor Bupati.
"Kalau dari jumlah angka terakhir yang ada sekarang ini, jika kita berasumsi dari perjalan waktu sebenarnya sudah barang tentu lebih dari angka itu, sebab belum masuk bukan Oktober," jelasnya.
Walaupun demikian, kepada SKPD sebagai pelaksana kegiatan dilapangan, agar dapat mengoptimalkan waktu tersisa saat ini untuk bisa melaksanakan berbagai program kerja.
"Kepada seluruh SKPD yang punya kegiatan dalam APBD Tahun anggaran 2015 supaya dapat juga terus mengawasi terhadap kegiatan yang ada secara rutin,"tegas Syafrilenti mengingatkan.
Untuk diketahui secara keseluruhan paket kegiatan untuk tahun anggaran 2015 ini baik yang ada didalam APBD murni maupun perubahan jumlahnya sebanyak 446 paket, 330 diantaranya masih dalam pengerjaan, sedangkan 16 paket lagi untuk paket pengadaan sedang dalam proses menuju arah pengerjaan.**(jas)



