SIAK -- Pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) serentak tahun ini jangan sampai dimanfaatkan oleh gembong narkoba untuk memasukkan barang haram tersebut.
"Yang namanya orang yang hendak berbuat jahat, mungkin bisa saja menjadikan suasana Pemilukada ini dijadikan sebagai gerbang masuknya barang haram itu," pungkas wakil Bupati Sak H Alfedri M.Si saat rapat singkronisasi penyelenggara pemerintahan di Hotel Grand Mempura, Senin 23 Nopember 2015 malam.
Diakuinya, memang saat ini hukuman berat telah diberlakukan oleh pemerintah Indonesia terhadap pelaku pengedar narkoba jika ke tangkap, akan tetapi walaupun sudah berat hukumannya, namun sepertinya gembong narkoba di negeri terus saja banyak ditangkap oleh pihak penegak hukum.
"Sepertinya konsekwensi hukuman berat tersebut nampaknya tidak dipedulikan oleh para pelaku pengedar narkoba, karena menjadi kurir narkoba sangat mudah mendapatkan uang banyak, walaupun hukuman mati sudah menunggunya," jelas Wabub.
Oleh sebab itu, dikarena wilayah Kabupaten Siak ini terletak diposisi yang strategis, maka Wabub meminta kepada pihak yang berwenang agar dapat mempersempit ruang bagi gembong narkoba supaya tidak menjadikan Siak sebagai jalur masuknya barang haram tersebut.**(jas)



