BUKIT BATU -- PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) sub Rayon Sungai Pakning kembali melakukan pemadaman bergilir, pasalnya salah satu mesin sewa milik PT. Mega Power mengalami kerusakan, akbatnya daya pasokan listrik untuk Kecamatan Bukit Batu dan Siak Kecil mengalami defisit daya. Selain itu pihak PT. Mega Power dinilai lamban dalam penanganan perbaikan terhadap mesin yang rusak.
Kepala PLN Sub Rayon Sungai Pakning Ismet ketika dikonfirmasi, Ahad 6 Desember 2015 membenarkan terhadap adanya pemadaman bergilir akibat salah satu mesin sewa mengalami kerusakan.
“Memang benar, kita terpaksa melakukan jadwal pemadaman bergilir karena salah satu mesin milik PT. Mega Power mengalami kerusakan dan kita mengalami defisit daya sebanyak 500 KW,” Ujar Ismet.
Dikatakan Ismet bahwa untuk dua kecamatan tersebut beban puncak pemakaian listrik sebanyak 2500 KW, dengan rusaknya salah satu mesin sewa maka daya yang dihasilkan saat ini tinggal 2000 KW dan mengalami defisit sebanyak 500 KW.
“Empat mesin sewa menyuplai daya sebanyak 1900 KW ditambah dari mesin PLN 600 KW, karena salah satu mesin sewa mengalami kerusakan maka daya yang ada saat ini hanya tinggal 2000 KW saja dan untuk mengatasi hal tersebut terpaksa kita lakukan pemadaman bergilir,” jelas Ismet lagi.
DiJelaskannya juga bahwa PT. Mega Power sebagai pihak yang disewa PLN seharusnya dalam penanganan harus cepat mengatasi kerusakan, ditambah lagi tidak adanya mesin cadangan yang dipakai apa bila salah satu mesin mengalami kerusakan.
“Mesin PT. Mega Power yang ada saat ini semuanya dipakai karena tidak mampu lagi menyuplai daya yang ditargetkan, dampaknya apa bila salah satu mesin rusak maka tidak ada cadangan mesin yang dipakai sebagai pengganti.
Ditambahkan Ismet bahwa untuk jadwal pemadaman bergilir ini tidak bisa ditargetkan kapan selesainya tergantung dari pihak PT. Mega Power, sedangkan untuk jadwal pemadaman dilakukan dari pukul 18.00 Wib hingga pukul 23.00 Wib tergantung dari cuaca yang ada, apa bila cuaca hujan bisa saja jadwal untuk hidup dipercepat.**(put)



