BENGKALIS -- Pasangan Calon (Paslon) nomor urut 2 Herliyan Saleh-Reza Pahlevi (HS) kembali yang ikut dalam Pilkada Bupati dan wakil Bupati Bengkalis kembali diterpa isu balck campaign (kampanye hitam) dengan modus mendatangi rumah masyarakat serta memberikan sejumlah uang agar memlih pasangan mereka dan dibuktikan dengan sebah kesepakatan, akan tetapi isu tersebut langsung dibantah oleh tim (HS).
“Saya tegaskan, isu tersebut tidak benar dan hanya sebuah black campaign yang dilakukan oleh-orang-orang tang tidak bertanggung jawab dan kita dari tim tidak pernah melakukan hal-hal yang tercela tersebut dalam merebut simpati kepada masyarakat dengan memberikan imbalan uang,” Tegas Sekretaris Tim pemenangan HS Saukani, saat dihubungi Ahad 6 Desember 2015.
Dikatakan Saukani bahwa dalam Pilkada ini hendaknya bisa bertarung secara arif dan bijak sana tanpa melakukan hal-hal yang tercela dengan mengisukan sesuatu hal yang tidak pernah dilakukan oleh tim HS, selain itu saukani juga meminta kepada masyarakat untuk tidak terpengaruh dan akan mengawal Pilkada ini agar berjalan dengan baik.
“Kita minta masyarakat tidak terpengaruh dan kami dari tim HS akan mengawal Pilkada ini agar berjalan dengan baik,” kata Saukani lagi.
Ditambahkannya juga bahwa selama ini menjelang hari pencobolosan tanggal 9 Desember Paslon HS telah banyak di black Campaign, namun hal itu tidak menjadi sebuah acuan bagi HS karena hal itu hanya sebuah isu murahan saja.
“Yang pasti kita tetap akan mengawasi proses Pilkada ini, hingga pelaksanaan pencoblosan nanti,” kata Saukani lagi.**(put)



