TEMBILAHAN -- Asisten I Setdakab Inhil Drs Darussalam, membuka secara resmi kegiatan fasilitasi dan sosialisasi percepatan proses pembauran di lingkungan masyarakat Riau sekaligus pemberian tanda penghargaan pembauran tahun 2015 di Balai Kantor Bupati Inhil, Tembilahan, Senin, 7 Desember 2015.
Kegiatan itu ditaja oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Riau bekerjasama dengan Badan Kesbangpol Kabupaten Inhil. Turut dihadiri perwakilan Dirjen Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI Isti Khaliana, Ketua umum Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Provinsi Riau Fauzi Gani, Ketua FPK Kabupaten Inhil H Zainal beserta sejumlah peserta sosialisasi.
Pemkab Inhil menurut Asisten I, memberikan apresiasi terhadap kegiatan ini sebagai usaha meningkatkan kecerdasan masyarakat dalam berfikir untuk melakukan tindakan yang terbaik ketika menyikapi segala persoalan.
"Harapan dari kegiatan ini kita ingin segala perbedaan baik suku, ras dan lain-lain dapat disatukan. Jika itu sukses maka satu anugerah bagi pemerintah dan masyarakat secara umum," kata Darussalam.
Disamping itu, ia juga mengharapkan kepada peserta yang mengikuti kegiatan sosialisasi tersebut bisa menyebar luaskan informasi kepada masyarakat umum, baik melalu berteman, keluarga maupun rekan kerja. Sehingga tujuan dan impian bersama bisa tercapai.
Sementara itu, perwakilan Dirjen Kemendagri RI Isti Khaliana saat dikonfirmasi menerangkan, daerah Kabupaten Inhil ini termasuk daerah yang berkembang dan banyak pendatang.
"Untuk itu, dinilai perlu diberikan pembinaan agar tidak ada terjadi hal-hal melanggar ketentuan, terutama persoalan perbedaan ras dan suku serta agama," katanya.**(suf)
Kegiatan itu ditaja oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Riau bekerjasama dengan Badan Kesbangpol Kabupaten Inhil. Turut dihadiri perwakilan Dirjen Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI Isti Khaliana, Ketua umum Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Provinsi Riau Fauzi Gani, Ketua FPK Kabupaten Inhil H Zainal beserta sejumlah peserta sosialisasi.
Pemkab Inhil menurut Asisten I, memberikan apresiasi terhadap kegiatan ini sebagai usaha meningkatkan kecerdasan masyarakat dalam berfikir untuk melakukan tindakan yang terbaik ketika menyikapi segala persoalan.
"Harapan dari kegiatan ini kita ingin segala perbedaan baik suku, ras dan lain-lain dapat disatukan. Jika itu sukses maka satu anugerah bagi pemerintah dan masyarakat secara umum," kata Darussalam.
Disamping itu, ia juga mengharapkan kepada peserta yang mengikuti kegiatan sosialisasi tersebut bisa menyebar luaskan informasi kepada masyarakat umum, baik melalu berteman, keluarga maupun rekan kerja. Sehingga tujuan dan impian bersama bisa tercapai.
Sementara itu, perwakilan Dirjen Kemendagri RI Isti Khaliana saat dikonfirmasi menerangkan, daerah Kabupaten Inhil ini termasuk daerah yang berkembang dan banyak pendatang.
"Untuk itu, dinilai perlu diberikan pembinaan agar tidak ada terjadi hal-hal melanggar ketentuan, terutama persoalan perbedaan ras dan suku serta agama," katanya.**(suf)



