TEMBILAHAN -- Ketua KNPI Kabupaten Inhil Hidayat Hamid SPdI, sangat tidak sepakat terkait rencana pembangunan Kantor Bupati baru. Masih Banyak permasalahan yang fundamental yang harus diselesaikan pemerintah, terutama disektor perkebunan, sektor ekonomi dan infrastruktur.
"Fokuskan dulu pada sektor vital yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. Apalagi itu menjadi janji kampanye pak Wardan saat Pemilukada kemaren," ungkap Hidayat Hamid ketika berbincang dengan awak media, Rabu, 9 Desember 2015.
Hidayat Hamid mengatakan, dengan dana APBD 120 M banyak yang bisa dilakukan Pemkab terutama dengan program-program yang bisa langsung bersentuhan dengan masyarakat. berapa banyak tanggul yang bisa diperbaiki pemerintah untuk menyelamatkan perkebunan rakyat dengan dana tersebut.
"Pak Bupati selalu menggaungkan Inhil negeri hamparan kelapa. Padahal kerusakan lahan akibat intrusi air laut sangat luas. Penyelamatannya harus di bangun yang sangat panjang di Inhil," katanya.
Jadi kalau Pemkab Inhil pembangunan kantor bupati yang baru itu bukan pilihan yang tepat dan bijak dilakukan untuk saat ini.
"Tanpa gedung baru pun roda pemerintahan tetap bisa jalan. Jangan hanya bicara kelapa-kelapa tapi persoalan-persoalan perbunan rakyat tak terlalu diperhatikan, "sambung Ketua KNPI itu lagi.**(suf)



