BAGANSIAPIAPI -- Dalam kunjungan kerjanya di Kepenghuluan Sungai Daun, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Rohil, Bupati Rohil H Suyatno menyatakan sangat prihatin terhadap kondisi daerah tersebut lantaran berbagai infrastruktur belum terakomodir dengan baik.
Agenda kunjungan Bupati Rohil H Suytano, bersama dengan tim dari Dinas Perikanan dan Kelautan Rohil, di Kepenghuluan Sungai Daun, Kecamatan Palika, Ahad 6 September 2015.
Dalam perjalan dilokasi tersebut, Suyatno melihat masih banyak masyarakat miskin didaerah tersebut yang butuh sentuhan program pemerintah daerah. Dirinya juga merasa prihatin masih ditemuinya beberapa titik ruas jalan yang mengalami kerusakan parah serta sekolah yang hampir roboh.
Sesampainya dilokasi acara, bupati disambut masyarakat Sungai Daun, sempena acara wirid akbar yang ditaja PKK dan BKMT di Masjid Raya Sungai Daun.Dalam sambutanya, Suyatno mengaku merasa prihatin dengan kondisi Kepenghuluan Sungai Daun, mulai dari infrastruktur jalan, sarana pendidikan serta banyaknya masyarakat miskin.
Ia menambahkan, Infrastruktur jalan, yang paling memprihatinkan jalan dari pelabuhan ke kantor penghul sepanjang 5 kilometer dikelilingi rumah masyarakat miskin.
Dirinya berjanji memprioritaskan daerah tersebut, seperti membangun fasilitas sekolah SD 005 Filial di Dusun Tuah Sekato, penambahan lokal untuk SMPN 2, dan penambahan RKB di SDN 013, yang saat ini hanya ada tiga lokal, sehingga disekat agar bisa belajar.
Kemudian, Datuk Penghulu Sungai Daun, Khairudin mengatakan skala prioritas terpenting di kepenghuluan tersebu, yakni pemekaran desa, Sei Sikobat, Tuah Sekato, karena untuk kearah kantor penghulu naik speed boat, penimbunan Jalan PU-pembekoan, Kampung Jawa-Jalan PU, serta penambahan fasilitas sekolah.**(Adv/Humas/Us)
Agenda kunjungan Bupati Rohil H Suytano, bersama dengan tim dari Dinas Perikanan dan Kelautan Rohil, di Kepenghuluan Sungai Daun, Kecamatan Palika, Ahad 6 September 2015.
Dalam perjalan dilokasi tersebut, Suyatno melihat masih banyak masyarakat miskin didaerah tersebut yang butuh sentuhan program pemerintah daerah. Dirinya juga merasa prihatin masih ditemuinya beberapa titik ruas jalan yang mengalami kerusakan parah serta sekolah yang hampir roboh.
Sesampainya dilokasi acara, bupati disambut masyarakat Sungai Daun, sempena acara wirid akbar yang ditaja PKK dan BKMT di Masjid Raya Sungai Daun.Dalam sambutanya, Suyatno mengaku merasa prihatin dengan kondisi Kepenghuluan Sungai Daun, mulai dari infrastruktur jalan, sarana pendidikan serta banyaknya masyarakat miskin.
Ia menambahkan, Infrastruktur jalan, yang paling memprihatinkan jalan dari pelabuhan ke kantor penghul sepanjang 5 kilometer dikelilingi rumah masyarakat miskin.
Dirinya berjanji memprioritaskan daerah tersebut, seperti membangun fasilitas sekolah SD 005 Filial di Dusun Tuah Sekato, penambahan lokal untuk SMPN 2, dan penambahan RKB di SDN 013, yang saat ini hanya ada tiga lokal, sehingga disekat agar bisa belajar.
Kemudian, Datuk Penghulu Sungai Daun, Khairudin mengatakan skala prioritas terpenting di kepenghuluan tersebu, yakni pemekaran desa, Sei Sikobat, Tuah Sekato, karena untuk kearah kantor penghulu naik speed boat, penimbunan Jalan PU-pembekoan, Kampung Jawa-Jalan PU, serta penambahan fasilitas sekolah.**(Adv/Humas/Us)



