SIMPANG KANAN -- Polusi udara saat ini sudah memperburuk keadaan yang diakibatkan kabut asap dari pembakaran lahan yang terjadi saat ini. Keadaan ini diperburuk lagi oleh asap hitam pekat dari cerobong PKS.

Terkait hal itu, anggota DPRD Rohil, H Suheli meminta dinas terkait memberikan surat oerintah (SP) kepada Pabrik Kelapa Sawit (PKS) yang memakai cerobong asap. “Tolong instansi terkait berikan SP agar PKS memberhentikan aktifitas atau menutup cerobong asap yang memiliki dampak tidak baik bagi polusi udara,” ujar Suheli, Senin 7 September 2015 lalu.

Kemudian lanjutnya, cerobong asap PKS merupakan penyumbang asap dalam jumlah yang banyak. “Cerobong asap hitam pekat yang keluar dari cerobong mesin pengolahan sawit ini menimbulkan polusi dan pencemaran udara,” katanya.

Dijelaskan Suheli, dalam peraturaannya cerobong asap PKS telah melanggar izin yang ditentukan. “Ini diduga telah melanggar izin yang ada namun sampai saat ini kenapa belum ada tindakan dari instansi terkait,” tanya Suheli.

Dikatakan Suheli, keberadaan cerobong asap dari PKS-PKS juga meresahkan warga yang tinggal disekitar lokasi PKS. “Tidak hanya membahayakan lingkungan sekitar PKS, namun juga membahayakan pada sistem pernafasan manusia yang menghirup udara tersebut,” ucap poltisi partai Demokrat itu.

Suheli meminta kerja instansi terkait untuk melakukan cek ke lapangan agar bisa mmelihat bagaimana terganggunya masyarakat sekitar PKS akibat dari cerobong asap yang dikeluarkan oleh PKS yang beroperasi. “Tolong kerja instansi terkait secepatnya, bagaimana cerobong asap PKS ini ditertibkan,” tuturnya.**(Adv/Us)