• Murkan Muhammad

BAGANSIAPIAPI -- Pansus LPP APBD 2014 DPRD Rohil telah menjalankan tugasnya, pada Senin 7 September 2015 lalu. Pansus LPP menggelar rapat bersama TAPD di ruang sidang utama DPRD.

Hadir dalam rapat tersebut Sekda Rohil, H Surya Arfan (Ketua TAPD), Asisten IV Hj Dahniar, Kepala Dispenda, Ferry H Farya, pihak BKD dan jajaran pemerintahan. Rapat dipimpin oleh Ketua LPP APBD 2014, Ucok Mukhtar. Pembahasan LPP APBD disinggung pertama kalinya mengenai penatausahaan aset daerah.

Ketua Pansus Ucok Mukhtar mempertanyakan  mulai dari penataausahaan aset yang belum selesai, PAD jauh dari harapan, besaran silfa Rp751 milar ditahun 2014, penurunan belanja modal, opini WTP tidak pernah didapat.

Sementera itu, Perwedissuito mempertanyakan terkait tenaga ahli di sejumlah SKPD seperti Dinas Bina Marga dan Pengairan, Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang dan SKPD lain yang  belanja modal tidak bisa dihabiskan. “Apakah tidak ada tenaga ahli di sejumlah SKPD yang memiliki belanja modal besar sehingga belanja modal tidak bisa dihabiskan,” tanya Perwedissuito.

Sedangkan Murkan Muhammad mempertanyakan, kesanggupan Pemerintah daerah menutupi defisit anggaran Rp567 miliar,  belum adanya perda tentang penyertaan modal seperti di RAL, Bank Riau Kepri, PT BSP, dan Bank Rohil.

"Hal tersebut menyebabkab anggaran Rp49 miliar menjadi temuan dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI Perwakilan Provinsi Riau, padahal telah masuk dalam prolegda, namun tidak dimasukkan ke DPRD,” jelas Murkan.

Lain halnya Amansyah yang mengaku pembahasan LPP setiap tahun tidak mendatangkan perubahan baik. “Setiap tahun LPP dibahas, namun tidak ada perubahan sama sekali, dan kami juga pertanyakan bunga silfa,” pungkasnya. Pertanyaan lainnya, Abu Khoiri mempertanyakan pemotongan tunjangan terhadap Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Menanggapi pertanyaan dari pansus LPP, Surya Arfan dan yang membidangi seperti Asiste IV Hj Dahniar, Kepala Dispenda Ferry H Farya, Sekretaris Bappeda Joko Sulistio secara bergantian memberikan jawaban kepada Pansus LPP. Rapat ditutup untuk sementara dn akan dilanjutkan pada jadwal yang ditentukan.**(Adv/Us)