BAGANSIAPIAPI -- Kelapa Sawit di kecamatan Bagan Sinembah telah memasuki masa peremajaan (Replanting). Dalam dialog anggota DPR RI, Ir Effendi Sianipar beberapa waktu lalu, banyak warga mengeluhkan persoalan replanting yang tak kunjung mendapat perhatian dari Pemerintah. Replanting merupakan pergantian suatu macam tanaman perkebunan, karena sudah tidak produktif.
Pada tahun 1984, pihak PT Perkebunan Nusantara (PT-PN) pernah menjadi bapak angkat transmigran perkebunan kelapa sawit. Namun seiring berakhirnya pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada Juli 2014. Saat ini PTPN Provinsi tidak berani untuk mengalokasikan anggaran untuk menjadi Bapak Angkat untuk replanting perkebunan Kelapa Sawit.
Menyikapi hal itu, anggota DPRD Rohil Maston mengapresiasi atas respon anggota DPR RI, Ir Effendi Sianipar kepada warga yang mempertanyakan replanting. “Beliau (Effendi) menyatakan akan membawa persoalan replanting untuk dibahas di komisi IV DPR RI dan ia juga menjanjikan akan menidaklanjuti ke Kementerian Pertanian dan Menteri BUMN,” ujar Maston.
Effendi sendiri, lanjut Maston, juga akan menyampaikan kepada pemerintah pusat lewat pandangan fraksi PDI Perjuangan DPR RI tentang program replanting yang didambakan masyarakat kecamatan Bagan Sinembah. “Kita berharap anggota DPR RI bisa membantu menyampaikan aspirasi masyarakat petani (perkebunan) agar program replanting yang pernah ada dapat berkelanjutan lagi di pemerintahan Jokowi,” ungkap Maston.
Di lapangan, Maston melanjutkan, persoalan replanting menjadi hal yang signifikan yang dikeluhkan warga seperti di Kepenghuluan Bagan Bakti, Kepenghuluan Kencana, Kepenghuluan Gelora, Kepenghuluan Panca Mukti, Kepenghuluan Bagan Sapta Permai.**(Adv/Us)
Pada tahun 1984, pihak PT Perkebunan Nusantara (PT-PN) pernah menjadi bapak angkat transmigran perkebunan kelapa sawit. Namun seiring berakhirnya pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada Juli 2014. Saat ini PTPN Provinsi tidak berani untuk mengalokasikan anggaran untuk menjadi Bapak Angkat untuk replanting perkebunan Kelapa Sawit.
Menyikapi hal itu, anggota DPRD Rohil Maston mengapresiasi atas respon anggota DPR RI, Ir Effendi Sianipar kepada warga yang mempertanyakan replanting. “Beliau (Effendi) menyatakan akan membawa persoalan replanting untuk dibahas di komisi IV DPR RI dan ia juga menjanjikan akan menidaklanjuti ke Kementerian Pertanian dan Menteri BUMN,” ujar Maston.
Effendi sendiri, lanjut Maston, juga akan menyampaikan kepada pemerintah pusat lewat pandangan fraksi PDI Perjuangan DPR RI tentang program replanting yang didambakan masyarakat kecamatan Bagan Sinembah. “Kita berharap anggota DPR RI bisa membantu menyampaikan aspirasi masyarakat petani (perkebunan) agar program replanting yang pernah ada dapat berkelanjutan lagi di pemerintahan Jokowi,” ungkap Maston.
Di lapangan, Maston melanjutkan, persoalan replanting menjadi hal yang signifikan yang dikeluhkan warga seperti di Kepenghuluan Bagan Bakti, Kepenghuluan Kencana, Kepenghuluan Gelora, Kepenghuluan Panca Mukti, Kepenghuluan Bagan Sapta Permai.**(Adv/Us)



