SIAK -- Sebagai antisipasi terjangkitanya wabah penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang disebabkan nyamuk Aedes Aegipty, terutama pada musim hujan separti sekarang ini, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Siak minta masyarakat bisa menerapkan pola 3 M (Menutup, Menguras, Menimbun).
"Hal ini dikarenakan pada saat musim hujan banyak sampah misalnya kaleng bekas, ban bekas serta tempat-tempat tertentu terisi air dan terjadi genangan untuk beberapa waktu, maka dari itu sebelum terjadi lebih jurus menghindari harus dilakukan sejak dini," kata Kadiskes DR Raja Toni Candra, Senin 21 Desember 2015.
Genangan air tersebut menurutnya akan menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk. Dengan meningkatnya populasi nyamuk sebagai penular penyakit, maka risiko terjadinya penularan juga semakin meningkat.
Karena itu, masyarakat diharapkan ikut berpartisipasi secara aktif melalui gerakan 3 M yaitu mengubur kaleng-kaleng bekas, menguras tempat penampungan air secara teratur dan menutup tempat penyimpanan air dengan rapat.
"Selain itu, agar masyarakat segera membawa keluarganya ke sarana kesehatan bila ada yang sakit dengan gejala panas tinggi yang tidak jelas sebabnya yang disertai adanya tanda-tanda perdarahan, dan bintik-bintik," pungkasnya mengakhiri.**(jas)



