SIAK -- Orang tua murid sangat kecewa dan sangat tidak setuju atau dipakasakan oleh pihak SDN 03 Kampung Banjar Seminar Kecamatan Dayun agar membeli pakaian sekolah yang baru yang disediakan oleh pihak sekolah.
"Kalaulah kebijakan terkait pergantian warna pakaian olahraga dan mengharuskan pula setiap muridnya membeli pakaian olahraga yang baru pula di sekolah, sebenarnya bagai yang mampu dan setuju mungkin bisa saja, tapi bagi yang ekonominya pas-pasan tentu lebih memikirkan periuk dari pada membeli baju baru lagi," kata orang tua murid Nurhana kepada GaungRiau, Selasa 22 Desember 2015.
Apalagi pakaian olahraga yang dimiliki oleh para murid termasuk anaknya masih cukup bagus, kenapa harus dipaksa ganti pula. "Apakah ini merupakan anjuran dari Dinas terkait atau hanya merupakan kebijakan sepihak dari pihak sekolah saja," katanya bertanya.
Dikatakannya, sebagian wali murid kecewa dengan kebijakan tersebut, sebab dalam kondisi ekonomi yang serba sulit seperti ini, pihak sekolah tampaknya tidak memikirkan nasib mereka. "Sebelum ini dipaksa, diminta kepada Dinas terkait agar dapat meninjau ulang terhadap kebijakan sekolah untuk menggantikan pakaian olah raga di SDN 03 Banjar Seminai ini," pintanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Siak Drs J Kadri Yafia M.Pd melalui sekretaris dinas terkait Suprapto M.Pd ketika dijumpai kemarin menyebut terhadap wacana pergantian pakaian olahraga oleh sekolah SDN 03 Banjar Seminai kecamatan Dayun, kalau itu benar adanya, tidak ada anjuran dari pihak dinas.
"Itu bisa saja merupakan kebijakan pihak sekolah terkait. Walaupun demikian dinas juga tidak setuju terhadap pergantian warna pakaian olahraga tersebut apalagi pakaian lama masih layak dipakai, mengapa harus diganti pula," katanya.
Sebagai langkah untuk mencegah terhadap pergantian pakaian olahraga ini, pihaknya akan memanggil Kabid yang membidanginya, apa sebenarnya yang terjadi dilapangan terkait wacana pergantian pakaian olahraga ini. "Kalau pakaian olahraga yang ada masih bagus buat apa diganti lagi," tegas Suprapto.**(jas)





