PELALAWAN -- Tim Sekretariat Panitia Dinas Kesehatan (Dinkes) Pelalawan penerimaan 109 Pegawai Tidak Tetap (PTT) telah menerima 843 berkas lamaran yang kini sedang dalam seleksi administrasi.
"Tim Sekretariat panitia Dinkes sudah terima 843 berkas lamaran honorer tenaga kesehatan dan sekarang sedang dalam tahap seleksi administrasi.Dimana pengumuman lulus seleksi administrasi akan diumumkan pada tanggal 26 Desember 2015 mendatang. Selanjutnya bagi yang lulus administrasi akanmelakukan mendaftar ulang dari tanggal 27 - 29 Desember 2015 mendatang.Pendaftran ulang diutamakan mencocokkan Kembali KTP pelamar Dimana persyaratan utama adalah berdomisili di Kabupaten Pelalawan," papar Ketua Tim Sekretariat panitia Dinkes Asril,M.Kes yang juga Sekretaris Dinkes Pelalawan kepada media ini, Selasa 22 Desember 2015.
Setelah daftar ulang, sambung Asril,pada tanggal 30 Desember 2015 akan dilakukan seleksi tertulis Selama satu Hari penuh. "Dijadwalkan untuk psikotes dan wawancara akan Dilanjutkan pada bulan Januari 2016.Psikotes dan wawancara akan dilakukan oleh Tim Independent dari akademisi dan lainnya. Kita targetkan pada hingga bulan Januari,pengumuman 109 honorer Nakes yang diterima diumumkan.Yang jelas pendaftaran tidak ada pungutan alias gratis," ucapnya.
Ditambahkan Asril,109 honorer Nakes diperuntukkan bagi Semua formasi seperti dokter,bidan,perawat,apoteker,petugas gizi,SKM,administrasi keuangan hingga. Jaga malam dan kebersihan. " formasi dan tempat bekerja ditentukan sendiri oleh pelamar sesuai dengan domisili," tukasnya.
Dijelaskan Asril, kebutuhan honorer tenaga kesehatan sudah sangat mendesak. Pasalnya Puskesmas sudah 1 x 24 jam melayani masyarakat.
"Kita paling tidak 1 harinya menggunakan 3 sift. Saat ini tenaga honorer kesehatan hanya berjumlah 300 orang saja, jadi sudah wajar untuk ditambah. Tentu ke depannya kita harapkan dengan tambahan honorer kesehatan ini dapat meningkatkan pelayanan kesehatan 1 x 24 jam kepada masyarakat.Begitu juga dengan penerimaan honorer Nakes ini diharapkan dapat meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.," tukasnya.**(ham)



