• Plt Sekdakab Inhil H Fauzar saat memberikan sambutan dalam rapat dewan ketahanan pangan.

TEMBILAHAN -- Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan MP yang diwakili oleh Plt Sekda Drs H Fauzar MP menghadiri dan membuka secara resmi rapat dewan ketahanan pangan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) tahun 2015 yang mengangkat tema terwujudnya kedaulatan pangan dengan peningkatan pangan dan gizi dalam rangka mewujudkan kemandirian pangan di Kabupaten Inhil.

Acara yang dilaksanakan di aula Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Inhil, Selasa 29 Desember 2015 pagi, turut dihadiri Kepala BP2KP Inhil HM Yasin Abdi, narasumber dari BKP Provinsi Riau H Masduki SP MM, H Fajar Husin SH MH, Sekretaris BP2KP Drs Maizul MM selaku ketua panitia, bulog Sub drivre Tembilahan, Parluhutan Siregar SH, camat Kempas R Arliansyah Ssi ME.

Dalam sambutannya, Plt Sekda mengatakan pembangunan ketahanan pangan sudah menjadi komitmen dari pemerintah, sebagaimana arah kebijakan kabinet Jokowi-Jk pada agenda prioritas (Nawa cita) yaitu ' mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor strategis ekonomi domestik', yang salah satu upayanya adalah dengan membangun kedaulatan pangan.

"Sejalan dengan hal tersebut maka telah ditetapkan pula kebijakan strategis pangan dan gizi 2015-2019 yang mana menentukan arah kebijakan pangan nasional. Untuk mempercepat sasaran kedaulatan pangan nasional 2015-2019 ditempuh melalui upaya Swasembada pangan untuk mencapai ketahanan pangan dan gizi serta menghadapi persaingan pasar global," ujarnya..

Oleh karena itu, atas nama Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir Saya ingin menegaskan bahwa pembangunan ketahanan pangan sudah menjadi komitmen dari pemerintah yang perlu kita dukung.

Masih menurutnya, Pemkab Inhil memandang rapat dewan ketahanan pangan ini sangat strategis dalam rangka memantapkan pembangunan ketahanan pangan di Kabupaten Inhil khususnya sinergitas pelaksanaan pembangunan ketahanan pangan di tingkat kabupaten dan kecamatan.

Seperti yang kita ketahui, kondisi pangan selama 5 tahun terakhir telah memperlihatkan keragaman dan capaian ke arah yang lebih baik. Namun perlu digarisbawahi adalah capaian tersebut belum sepenuhnya dapat memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat.

Karenanya, pada kesempatan tersebut Fauzar mengajak untuk mengevaluasi kembali apa saja yang masih belum maksimal dalam upaya-upaya sebelumnya. Disamping itu rumuskan juga langkah-langkah yang perlu dilakukan guna mendukung ikhtiar dalam mewujudkan Kabupaten Inhil yang lebih baik lagi, yang diawali dengan jaminan ketersediaan kebutuhan pangan masyarakat.

"Untuk itu, saya sangat berharap rapat ini mampu menghasilkan rumusan-rumusan inovatif, berupa terobosan, langkah-langkah konkrit, gerakan yang berorientasi pada upaya pencapaian pembangunan kedaulatan pangan di Kabupaten Indragiri Hilir yang maju, bermanfaat, bermarwah dan bermartabat," harapnya.**(rls/humas)