DUMAI -- Dalam upaya untuk meningkatkan kinerja pada tahun 2016 ini, Kepada Dinas Tenaga kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Dumai H. Amiruddin melakukan rapat evaluasi kerja pegawai di lingkup Disnakertrans Dumai, Senin 4 Januari 2016.
Menurut Amiruddin, pihaknya membahas berbagai program yang telah dilaksanakan pada tahun 2015 maupun yang belum terlaksana maksimal serta membahas berbagai masukan dari staf.
Selain itu, rapat evaluasi itu juga membahas jumlah pencari kerja yang mencapai empat ribuan lebih sesuai data pembuat kartu AK1 belum terserap secara maksimal. “Dari empat ribuan lebih pencari kerja tahun 2015 hanya sekitar seribuan lebih yang terserap. Hal ini terjadi lantaran perusahaan belum jadi menanam investasinya di kota Dumai,”kata Amiruddin.
Sesuai informasi yang berkembang, ujar Amiruddin, Rencana tata Ruangt Wilayah (RTRW) Kota Dumai yang tak kunjung diyshkan menjadi salah satu kendala bagi pengusaha untuk menanamkan investasinya di kota Dumai. Kondisi tersebut berdampak luas terhadap penerimaan tenaga kerja di Dumai.
Ya ini, RTRW ini menjadi salah satu kendala bagi pengusaha untuk menanam modal di kota Dumai. Jika RTRW sudah disyahkan, Insya Allah, perusahaan akan bertambah, otomatis lapangan kerja juga akan terbuka lebar,” ungkapnya sembari menambahkan bahwa pihaknya akan terus melakukan pelatihan-pelatihan bagi tenaga kerja sesuai kebutuhan pasar kerja.**(yus)





