Jalintim Berlubang, Warga Tanam Pokok Pisang
Selasa, 05 Januari 2016 - 00:00:00 WIB
PANGKALAN KURAS -- Meski pengerjaan jalan sistem rigid (semenisasi) jalan lintas timur sepanjang 0,8 kilometer di Kelurahan Sorek 1, Kecamatan Pangkalan Kuras telah usai. Namun 2 jalur Jalan yang dikerjakan kontraktor pelaksana kegiatan, PT Mekar Abadi Mandiri (MAM) menyisakan lobang mengangah yang amat membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Selasa pagi 5 Januari 2016, warga setempat menanam pokok pisang disertai rambu-rambu bertuliskan 'jalan rusak, lubang bose taek' (jalan rusak, lobang besar) di badan jalan persis di ujung rigid beton yang membahayakan keselamatan pengguna jalan.
"Tak jelas siapa yang memasang pokok pisang ini. Tapi, ya maksudnya bagus juga untuk mengingatkan pengguna jalan yang melintas agar tak terperosok ke dalam lobang jalan. Kita heran semakin masuk proyek tapi jalan kok berlubang. Kita menilai, pihak pelaksana kegiatan ini tak profesional. Ya begini jadinya, bila orang tak becus bekerja, namun tetap diberi proyek," ucap M Bakri, salah seorang warga Kampung Baru.
Warga dibuat geram oleh ulah rekanan pelaksana kegiatan yang tak becus dalam bekerja. Diduga, pengerjaan rigid ini tak sesuai dengan bestex pengerjaan. Karena, warga menilai banyak kejanggalan di badan jalan. Mulai dari, batas akhir pengerjaan rigid di Kampung Baru ini yang tak disemen yang kuat, sehingga menghasilkan lubang besar.
Masyarakat juga begitu geram jalan yang di semen tapi tak menggunakan besi, akibatnya kondisi beram jalan ini sudah retak dan hancur di sejumlah titik. Pada hal, rigid ini belum lama selesai pengerjaannya. Masyarakat meminta pihak berkompeten turun ke lapangan untuk uji kelayakan dan standarisasi jalan rigid yang dibangun menggunakan uang rakyat ini.
Badan jalan yang ditanami pokok pisang ini, persis di batas pengerjaan rigid dengan jalan aspal di Kampung Baru. Bila masyarakat melintas dari Pangkalan Kerinci menuju Pangkalan Lesung, hendaknya kewaspadaan ditingkatkan. Pasalnya, jalan rusak yang ditanami pokok pisang ini berada persis di kiri bagian jalan hingga ke tengah memakan badan jalan. Akibatnya, pengendara yang melintas dari Pangkaln Kerinci ini memaksa mengambil jalan ke kanannya. Kondisi ini amat membahayakan dan rawan terjadi kecelakaan.
Romel, kontraktor pelaksana rigid PT MAM, saat dikonfirmasi melalui menyebutkan, bahwa pekerjanya masih suasana liburan. Diperkirakan baru besok (Rabu, red) pekerja turun ke lokasi dan melakukan upaya perbaikan.
"Anggota masih libur, paling besok kita ke lapangan dan melakukan perbaikan. Karena masih tanggung jawab kita untuk perawatannya," tukasnya.**(ham)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Senin, 21 September 2015 - 00:00:00 WIB
Jadwal Kedatangan Presiden Jokowi ke Riau Belum Pasti
Gaungriau.com -- Danrem 031/WB Brigjend TNI Nurendi menyebut kalau jadawal kedatangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Provinsi Riau yang semula dijadwalkan pada 24 atau 25 September 2015 belum bisa dipastikan. "Yang jelas pada tanggal 24 September atau saat lebaran Idul Adha 1436 H, Bapak Presiden akan berada…
-
Senin, 21 September 2015 - 00:00:00 WIB
Walikota Firdaus Pimpin Apel Siaga Bencana Asap
Gaungriau.com -- Berdasarkan ketetapan Plt Gubernur Riau, tentang Riau dalam status darurat Asap, Walikota Pekanbaru melakukan gelar apel siaga bencana asap yang bertempat dihalaman Pusat Posko BPBPK, Jalan Cempaka Senin 21 September 2015 pagi. Upacara ini ikut dihadiri oleh Dandim bersama Pasukan cadangan dari Jakarta, Kadiskes dan…
-
Minggu, 20 September 2015 - 00:00:00 WIB
Menteri LHK: Penanganan Asap Tahun ini Lebih Baik dari Tahun Lalu
Gaungriau.com -- Menteri Negara Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya Bakar didampingi Plt Gubrnur Riau H. Arsyadjuliandi Rachman, Forkopimda Riau, Bupati Kampar Jefri Noer meninjau lokasi kebakaran lahan dan hutan di Desa Rimbo Panjang Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar, Minggu 20 sepetember 2015. Menteri LHK, Siti Nurbaya…
-
Sabtu, 19 September 2015 - 00:00:00 WIB
Bengkalis Dinilai Sukses Minimalisir Kasus Karhutla
Gaungriau.com -- Dibanding tahun-tahun sebelumnya, pada tahun 2015 ini Kabupaten Bengkalis dinilai banyak pihak cukup berhasil mencegah dan mengendalikan kebakaran lahan dan hutan (Karhutla). Ini dapat dilihat dari menurunnya jumlah luas lahan Karhutla yang cukup signifikan di kabupaten berjuluk Negeri Junjungan ini pada tahun 2015 ini dibanding tahun 2014 lalu.
-
Jumat, 18 September 2015 - 00:00:00 WIB
Pimpin Rakor Penanganan Asap
Plt Gubernur Minta Peran Masyarakat Ditingkatkan
Gaungriau.com -- Bertempat Balai Serindit digedung daerah Riau, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau H Arsyadjualinadi Rachman pimpin Rapat koordinasi penanganan asap akibat kebakaran lahan dan hutan di Provinsi Riau tahun 2015. Dalam arahannya saat memimpin rapat, Andi Rachman -panggilan akrab Plt gubri- berharap agar disetiap…
-
Jumat, 18 September 2015 - 00:00:00 WIB
Walikota Firdaus Tinjau Posko Kabut Asap
Gaungriau.com -- Walikota Pekanbaru, Firdaus MT melakukan kunjungan kesejumlah titik-titik posko darurat asap yang ada di Kota Pekanbaru. Dalam kunjungannya diposko darurat asap depan Ramayana, Walikota juga sempat memakaikan dan membagikan masker kepada para pengendara roda dua yang kebetulan melintas. Usai membagikan masker, peninjauan dilanjutkan keposko darurat…



