PEKANBARU -- Ternyata himbauan pelajar menggunakan kendaraan bermotor beberapa waktu lalu oleh Disdik hanya berlaku sementara. Karena hari ini, Senin 11 Januari 2016, terbukti masih banyak pelajar SMP dan SMA/SMK yang menggunakan kendaraan menuju Sekolah.
Menyikapi hal itu, Anggota Komisi III DPRD Pekanbaru, yang membidangi pendidikan Marlis Kasim, meminta pihak sekolah tegas dalam menegakkan aturan. Dan dirinya yakin pihak sekolah mengetahui jika siswanya menggunakan kendaraan. Cuma pada tutup mata.
"Gampang kok mencari tahu parkir motor ataupun mobil pelajar ini, lihat saja di sekitar sekolah kalau ada banyak parkiran motor dirumah warga, silahkan tanya itu motor dan mobil siapa," tutur Marlis, ketika berbincang bersama media ini, Senin 11 Januari 2016.
Marlis juga menghimbau kepada orangtua siswa agar peduli dan melarang anak-anaknya membawa kendaraan sendiri ke sekolah, sebab belakangan ini kecelakaan lalu lintas meningkat di kalangan pelajar.
"Saya meminta kepada orangtua memperhatikan anak-anaknya berangkat sekolah, jangan dibiarkan membawa kendaraan motor sendiri. Karena dalam aturan lalu lintas mereka belum berhak mendapatkan surat izin mengemudi," ucapnya.
Politisi PKB ini juga menyayangkan orangtua siswa yang hampir sebagian besar mengejar pekerjaannya, sehingga anak-anaknya yang pergi ke sekolah dibiarkan membawa motor.
"Hal ini adalah kenyataan yang terjadi di Pekanbaru. Memang faktor lain belum menyeluruhnya angkutan umum menuju sekolah bersangkutan. Begitu juga orang tua siswa sibuk pada aktivitas kerjanya," ujarnya.**(dwi)



