• Jefri Noer

SIAK HULU --  Guru adalah profesi mulia, dan seseorang yang berprofesi sebagai guru adalah manusia mulia, karena guru mampu menjadikan manusia pandai dan berilmu, dan guru pula yang bisa menentukan mana yang hak dan bathil. Mari sama-sama kita menjadikan jabatan adalah sebagai amanah bukan rahmat. Kalau amanah adalah melayani masyarakat, kalau rahmat maka jabatan adalah dilayani.
 
Demikian dikatakan Bupati Kampar Jefry Noer ketika meresmikan Mesjid Ruul Al-Ilmi SMAN 2 Kecamatan Siak Hulu, Kamis 21 Januari 2016. "Saya minta UPTD turun ke lapangan, pantau pelayanan pendidikan, banyak program pemerintah diantaranya sekolah gratis, masih banyak sekolah yang memungut biaya, Pemda dalam hal ini masih mampu membiayai pendidikan" tegas Jefry Noer. 

Dinas pendidikan harus menerima laporan dari UPTD, berapa ruang kelas yang harus dibangun, apa saja kebutuhan  yang diperlukan dunia pendidikan di Kabupaten Kampar ini, ucap Jefry Noer. 

Ruang kelas masih memadai, tinggal bagaimana kita mengelola pemakaian ruang kelas agar efisien, dan untuk guru, masih banyak guru yang belum tersalurkan sesuai dengan pendidikannya.

Jefry Noer juga meminta Dinas Pendidikan, untuk memaping guru sesuai dengan tempat tinggalnya, supaya guru mampu memberikan kontribusinya, banyak guru yang bertugas tidak pada tempat tingglnya. 

"Jangan adalagi anak sekolah tidak boleh masuk sekolah karena tidak memenuhi seragam. Bantu jika benar-benar tidak mampu, berikan baju seragam melalui program seragam sekolah dari Pemerintah Kabupaten Kampar ini" perintah Jefry Noer. 

Bupati juga berpesan, karena SMAN 2 ini favorit dan unggulan. Agar mengutamakan penerimaan siswa anak pendidikan berasal dari Kabupaten Kampar, dahulukan anak tempatan, karena masyarakat Kampar masih membutuhkan pendidikan.

Kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Kampar diminta Kepada seluruh Sekolah Dalam setiap pertemuan dengan murid, para guru wajib memberikan pengetahuan Program Pemerintah Kabupaten Kampar seperti Program Lima pilar Pembangunan Kabupaten Kampar, Tiga zero dan program RTMPE, disekolah juga lebih memasyarakatkan sunnah, seperti do'a masuk kelas, keluar kelas, do'a memulai belajar dan lain-lain. 

Ditambahkan Jefry Noer bahwa pembangunan Mesjid Ruul Al-Ilmi Ini bukan hanya sekedar mendirikan bangunan saja, hendaknya mulailah menghidupkan aktifitas keagamaan seperti Sholat Dhuha, pengajian dan lain sebagainya.

Sementara, Kepala Sekolah SMAN 2 Dra. Yusyetty, M pd  dalam sambutannya mengatakan ini merupakan salah satu perwujudan SMA 2 ikut mensukseskan lima pilar yang salah satunya peningkatan akhlak dan moral. Di SMAN 2 ini juga akan diberlakukan sholat dhuha untuk semua siswa dan siswi yang beragama Islam, ujarnya. 

"Pembangunan mesjid ini merupakan upaya SMAN 2 untuk ikut meningkatkan akhlak dan moral para siswa, pembangunan mesjid ini merupakan swadaya dan sumbangan dari orang tua siswa dan masyarakat sekitarnya," ungkap Yusyetty. 

"SMAN 2 juga ikut mensukseskan program RTMPE, di lingkungan sekolah ini telah memiliki 2 kolam ikan yang sudah beberapa kali panen dan beberapa tanaman produksi yang juga sudah menghasilkan," pungkas Yusyetty.**(man)