BAGANSIAPIAPI -- Pemerintah Kecamatan Bangko menggelar Musrenbang guna menyusun program di tahun anggaran 2017 mendatang, selain pihak Kecamatan Bangko bersama pihak Badan Pemberdayaan Masyarakat (Bapemas) melaksanakan Musrenbang dihadiri pihak terkait lainya termasuk anggota DPRD Rokan Hilir (Rohil) dari dapil I.
Musrenbang tingkat Kecamatan Bangko yang merupakan kegiatan Musrenbang yang pertama sekali di laksanakan Senin 25 Januari 2016 ini, dibuka oleh Ketua Tim Musrenbang Kecamatan yang juga Kepala Bapemas Rohil, Hj Murniwati Skm.
Turut hadir pada kegiatan Musrenbang tersebut Kepala Badan Pengelolaan Perbatasan, H Wazirwan Yunus, anggota DPRD, Hj Suryati dan sejumlah pejabat lainya, datuk Penghulu, Lurah Sekecamatan Bangko dan sejumlah pejabat lainya.
Camat Bangko, H Julianda dalam laporanya menyampaikan bahwa kegiatan musrenbang tingkat Kepenghuluan dan kelurahan sudah dilaksanakan dan sudah di didiskusikan sehingga menemukan program prioritas yang akan diusulkan pada tingkat musrenbang tingkat Kecamatan.
"Kita sudah merembukan sebelumnya terkait apa yang akan di usulkan pada musrebang tingkat kecamatan ini. Dan apa yang akan di usulkan nantinya merupakan kegiatan skala prioritas yang benar-benar di butuhkan oleh masyarakat," kata Julianda.
Sementara, anggota DPRD Rokan Hilir dapil I, Hj Suryati yang juga berkesempatan memberikan pengarahan mengharapkan agar apa yang diusulkan tidak hanya terfokus pada program infrastruktur saja.
Selain itu, dirinya juga menyarankan agar kegiatan musrenbang bukan hanya semata menjadi kegiatan serimonial belaka. Sebab, selama ini kesanya seperti itu.
"Semua aspirasi harus di tampung dan di rembukan, jangan fokus pada satu titik saja. Selama ini kerap memokuskan bidang infrastruktur saja. Tujuan ini harus di robah dan semua bidang harus di usulkan dan di bahas karena semua ini untuk kepentingan masyarakat,"katanya.
"Bila ada usulan dari kepenghuluan di usulkan sampai ke tingkat Kabupaten dan di bahas ditingkat Legislatif supaya bisa dilaksanakan ingatkan legislatif jangan di diamkan,"tagasnya.
Tahun lalu aku istri mantan anggota DPRD Riau, Akir Jauhari ini terdapat 1 triliun lebih kegiatan dari program yang tak masuk dalam anggaran APBD. Hal sepeti ini diharapkanya jangan sampai terulang karena sangat di sayangkan apa lagi kegiatan yang di usulkan itu ada yang bersifat sangat di butuhkan oleh masyarakat.
"Saran saya ambil aspirasi dari bawah karena yang tau persis apa yang di butuhkan oleh masyarakat itu adalah para datuk Penghulu," ungkapnya.
Sementara Ketua tim Musrenbang Kecamatan, Hj Murniwati Skm menjabarkan,
tujuan musrenbang kecamatan ini untuk menyerap aspirasi masyarakat guna menyusun program perencanaan pembangunan sesuai yang di amanahkan pada UUD 25 tahun 2004,"katanya.**(Adv/humas/Us)



