• Masnur

PEKANBARU -- Adanya kelompok eks Gafatar asal Riau yang sudah dikumpulkan di Jakarta, membuat berbagai pihak merasa prihatin akan keberadaannya. Selain pemerintah DKI Jakarta yang dibuat cemas, wakil rakyat di DPRD Riau pun ikut ambil bagian mengurangi keresahan itu.

Itu terbukti, dari keberangkatan komisi E DPRD Riau ke Jakarta tadi malam, membuat Kunjungan Kerja (Kunker) wakil rakyat tersita karenanya. Bertambahnya agenda kunker tersebut, dilakukan guna meninjau dan menunjukkan rasa peduli terhadap rakyat Riau yang terlantar.

"Kami (komisi E, red) sekarang sudah di Jakarta. Tadi malam berangkat. Kami disini meninjau dan berupaya membujuk eks Gafatar Riau ini untuk mau pulang ke Riau," ujar Masnur, ketua komisi E DPRD Riau kepada media ini yang dihubungi, Selasa 2 Februari 2016 via seluler.

Dikatakannya, jumlah eks Gafatar asal Riau di Jakarta saat ini semakin bertambah. Apalagi setelah kedatangan 107 eks Gafatar Riau yang dijemput pemerintah pusat dari Kalimantan semalam, membuat jumlah eks Gafatar asal Riau di Jakarta menjadi 259 orang.

"Klo kek gini kan khawatir kita. Pemda DKI saja wanti-wanti dengan jumlah eks Gafatar warganya yang sekitar 500 an lebih. Ini ditambah lagi dengan eks Gafatar warga kita Riau yang 259 orang. Gak enak kita sama DKI. Untuk itulah kita mengajak eks Gafatar Riau ini mau dipulangkan," kata Masnur lagi.

Selain itu, politisi Golkar ini menambahkan komisi E selama dua hari di Jakarta, juga berupaya mengembalikan mental dan motivasi hidup eks Gafatar Riau, untuk kembali menuju jalan hidup yang lebih baik.

Dengan kata lain, komisi yang dikomandani mantan ketua DPRD Kampar ini akan mencoba memberi pencerahan, bahwa eks Gafatar yang kembali ke Riau akan disambut baik dan diterima masyarakat Riau asal kembali ke jalan yang benar.

"Berdoa saja, semoga eks Gafatar Riau ini mau pulang dan insyaf. Kepada seluruh masyarakat Riau mari kita berdoa untuk kebaikan eks Gafatar warga kita ini kembali ke jalan yang benar," pintanya.**(wan)