Keberadaan Gepeng Marak di Kota Tembilahan
Kamis, 11 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
TEMBILAHAN -- Keberadaan Gelandangan dan Pengemis (Gepeng) di Kota Tembilahan, makin membuat pemandandangan tidak enak. Padahal persoalan sampah tidak kunjung selesai, hingga membuat Kota Tembilahan seakan bertambah kumuh.
Belakangan ini keberadaan para Gepeng yang terus bermunculan di berbagai tempat keramaian di Ibukota kabupaten Inhil, Tembilahan. Tidak sedikit warga yang merasa terganggu dengan keberadaan mereka.
Berbagai macam cara dilakukan Gepeng itu untuk mendapat simpati warga. Ada yang bergerak sendiri dan ada juga yang membawa orang yang cacat fisik bahkan ada yang satu keluarga.
Untuk itu, Pemkab diminta untuk mengambil langkah kongkrit untuk antisipasa penertiban Gepeng. Kalau tidak, keberadaannya akan terus bertambah yang bisa menimbulkan stigma negatif
"Pemerintah harus cepat tanggap terkait persoalan ini. Semakin dibiarkan akan sangat menyulitkan untuk diatasi, seperti di yang sering kita lihat di kota besar," ungkap Muhammad Guntur Ketika berbincang dengan media ini beberapa waktu lalu.
Kepala Dinas Sosial Dinsos melalui Kadubag Perencanaan H Junaidi selaku Kasubag Perencanaan mengatakan, sesuai dengan tupoksinya tugas Dinsos sudah menindak dan menangkap Gepeng yang menganggu ketertiban umum. Tapi itu tidak sepenuhnya tugas Dinsos, tapi juga nenjadi tugas satuan Polisi Pamung Praja (Satpol PP).
"Koordinasi antar instansi diperlukan dalam hal ini. Selain memang wewenang kita, peran Satpol PP juga besar," katanya.
Keberadaan mereka sudah melanggar Perda ketertiban umum, untuk itu sudah ditangkap ataupun diamankan oleh instansi terkait. Nantinya untuk melakukan pembinaan para Gepeng itu barulah tugas Dinsos,
"Kita siap untuk melakukan pembinaan Gepeng ini. Akan tetapi untuk menertibkan Gepeng yang berkeliaran di tempat keramaian yang ada, itu bukan tugas kita," jelasnya.**(suf)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Rabu, 16 September 2015 - 00:00:00 WIB
Asap Kiriman
BPBPK Pekanbaru Hanya Bisa Mensiagakan Anggota
Gaungriau.com -- Kendatipun Riau sudah ditetapkan sebagai darurat bencana kabut asap. Namun Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Kota Pekanbaru sampai saat ini belum bisa melakukan tindakan apa-apa dalam penanganan kabut asap. Hal ini dikarenakan kabut asap yang menyelimuti Kota bertuah seluruhnya berasal dari kiriman daerah lain.
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Legislator Minta Pemko Pekanbaru Anggarkan Dana Taktis
Gaungriau.com -- Legislator yang merupakan Ketua fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Pekanbaru Nofrizal meminta Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menganggarkan dana taktis untuk bencana dalam. "Kita berharap Pemko Pekanbaru menganggarkan dana taktis yang bisa digunakan sewaktu-waktu jika terjadi benca alam. Jika di…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Stand Riau Terbaik satu di Pameran Gelar Produk khas dan Unggulan Daerah
Gaungriau.com --- Provinsi Riau mampu mengukir prestasi dengan meraih predikat juara pertama untuk kategori stand terbaik pada ivent Ekspo 2015, gelar produk khas dan unggulan daerah. Menurut Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Riau, Fahmizal Usman, pameran yang diikuti 32 daerah di Indonesia tersebut dilaksanakan pada…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Pembongkaran Tower Ganggu Komunikasi
Hotman: Itu Tanggung Jawab Perusahaan
Gaungriau.com -- Adanya kebimbangan masyarakat akan rekomendasi yang dilontarkan Komisi I DPRD Pekanbaru terkait pembokaran tower ilegal, mendapat respon dari Ketua komisi I DPRD Pekanbaru Hotman Sitompul. "Saya pahami kegelisahan masyarakat jika ada tower yang dibongkar akan berdampak kepada jaringan telekomunikasi yang biasa dipakai. Tapi masyarakat juga…





