• M Noer MBS

PEKANBARU -- Pasca dibentuk oleh Pemko Pekanbaru, tim khusus untuk menyelediki mundurnya delapan kepala puskesmas (kapus) diKota Pekanbaru masih belum dapat memberikan rekomendasi apapun kepada Wali kota Pekanbaru.

Menanggapi hal tersebut, Sekda Pekanbaru, M Noer, mengatakan bahwa tim yang bentuk terdiri dari BKD, inspektorat dan juga Dinas Kesehatan saat ini tengah  mengumpukan data pendukung. Hal ini dilakukan untuk memperkuat hasil laporan yang akan disampaikan kepada walikota nanti.

“Saat ini tim masih bekerja untuk mengumpulkan data yang dibutuhkan,"ungkapnya, Rabu 17 Februari 2016 ketika ditemui usai upacara K3 dikantor walikota.

Menurut M Noer, anggota tim yang ditunjuk ini tidak mungkin bekerja sembarangan dalam melakukan penyelidikan. Karena data yang dikumpulkan harus betul-betul akurat dan sesuai fakta. "Jadi tunggu sajalah laporan dari tim tersebut,"katanya.

Meski tidak menetapkan batas waktu kerja tim, namun M noer menjanjikan dalam waktu secepatnya tim sudah bisa menuntaskan tugas yang diberikan oleh walikota.

“Kalau bisa secepatnya kita serahkan kepada walikota. Sehingga Walikota bisa menentukan sikapnya,”ujarnya singkat.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, sebanyak delapan Kepala Puskesmas(Kapus) sudah mengajukan surat pengundur diri secara massal melalui BKD Pekanbaru. Adapun Kapus yang mengundurkan diri tersebut adalah, kapus Sidomulyo Rawat Jalan, Rejosari, Umban Sari, Langsat, Limapuluh, Sail, Simpang Baru dan Garuda.

Dari informasinya, alasan mundurnya 8 kepala puskesmas karena ketidak cocokan dnegan Kepala Dinas Kesehatan. Disamping juga kepala puskesmas ingin lebih leluasa menjalankan tugasnnya sebagai tenaga kesehatan yang profesional.**(saf)