JAKARTA -- Bupati Pelalawan HM Harris, Senin 22 Februari 2016 menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Pembangunan dan pemberdayaan Desa 2015 serta persiapan penyaluran dan penggunaan dana Desa tahun 2016 yang digelar selama 3 Hari dari tanggal 22 hingga 24 Februari mendatang di hotel Bidakara Jakarta Selatan.

Wakil Presiden Jusuf Kalla berkesempatan membuka Rakornas.Dalam sambutannya menyebutkan bahwa pembangunan pedesaan adalah suatu jalan keseimbangan bagi pemeritah.

"Pemerintah harus memperhatikan desa. Pemeritah terdiri dari pemerintah pusat, provinsi dan sekarang ini ada pemerintahan desa dan semuanya harus sama memperhatikan dan menjaga desa dengan sebaik mungkin. Untu memajukan suatu desa itu ada dana desa. Setiap pembangunan harus ada standarisasi jika tidak akan mengalami pemborosan maka standarisasi harus di jaga dan d manfaatkan. pemerataan kemajuan dan kemandirian bagi penggunaan dana desa harus dilakukan," ucapnya.

Sementara, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kabupaten Pelalawan Zamur Das, menjelaskan, rakornas ini sangat penting guna melakukan evaluasi yang selanjutnya mengambil beberapa langkah dalam penyaluran dan penggunaan untuk kegiatan berikutnya. 

"Tentunya Kita berharap dengan adanya evaluasi ada langkah dan pola baru dalam penyaluran dan penggunaan Dana Desa ini,sehingga Dana ini tepat sasaran dalam menjawab kebutuhan masyarakat dengan mensinergikan Program Pemerintah Pusat dengan Daerah," paparnya.

Dilanjutkan Zamur,untuk Dana Desa berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APB-Desa),Dimana Dana Desa Kabupaten Pelalaawan pada tahun 2016 ini berjumlah Rp. 36 milyar. 

"Dana Desa ini disalurkan di seluruh desa yang ada di Kabuapaten Pelalawan . Untuk desa yang akan mendapatkan anggaran lebih banyak akan dilihat dari jarak tempuh, luas wilayah, jumlah penduduk serta penduduk paling banyak miskin.Tentunya penyalurannyapun akan dilakukan secara bertahap," tukasnya.**(ham)