PANGKALAN KERINCI -- Keresahan masyarakat terhadap Demam Darah Dengue (DBD) semakin kentara. Warga pun berharap Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan segera melakukan pengasapan (fogging,red). Sayangnya fogging bersyarat, gotong royong dulu baru akan difogging.
"Gotong royong dulu lah masyarakat setempat yang di wilayahnya ada kasus DBD. Karena fogging saja tak menjamin nyamuk penular DBD mati, kecuali sumbernya seperti selokan, parit, kaleng bekas dan lainnya dibersihkan. Nah, kalau masyarakat goro baru nanti petugas dinas akan lakukan fogging,''kata Kadiskes Pelalawan dr Endid Romo Pratiknyo, Senin 29 Februari 2016.
"Ayo kita sama-sama Berantas nyamuk DBD ini, saling membantu dengan laksanakan goro,"imbuhnya lagi, seakan menjadikan goro menjadi syarat untuk dilakukan fogging di suatu lokasi yang ditemukan kasus penyakit berbahaya tersebut.
Hal ini disampaikan Kadiskes terkait permintaan fogging dari warga Jalan Pemda Gang Assakinah RT 01 RW 08 Kelurahan Pangkalan Kerinci Kota yang diserang DBD.
"Minggu kemarin tercatat 38 kasus DBD, data baru belum saya terima laporannya,"ujar Kadiskes menjawab media ini terkait jumlah kasus DBD di Kabupaten Pelalawan Januari-Februari 2016.
Menurut Amri, Ketua RW 08, setidaknya ada 2 warga di RT 01 yang terpaksa dirawat inap di RS Efarina Pangkalan Kerinci yang diserang DBD. "Tadi ada warga (Junaidi) yang 2 warga Jalan Assakinah sudah beberapa hari dirawat di RS Efarina. Bahkan salah satunya karena kondisi parah dirawat di ICU. Makanya warga minta fogging,"paparnya.
Sebenarnya sambung RW 08, warga sudah berusaha meminta surat keterangan ke pihak rumah sakit sebagai pengantar meminta Fogging ke Diskes. "Cuma pihak rumah sakit berdalih, nanti mereka langsung yang lapor ke dinas. Saya sudah lapor ke dinas, tapi itulah hasilnya,"paparnya sambil menyebutkan dua warga yang terkena DBD salah satunya sampai keluar darah dari mulutnya Wahyu dan Sukri, warga Jalan Pemda Gg Iskandar dan Gg Assakinah RT 01 RW 08 Kelurahan Pangkalan Kerinci Kota.
"Warga juga sempat kecewa harus goro dulu baru dibantu Fogging, karena mengingat sudah ada yang sudah terkena DBD. Tapi saya harap kerjasama warga untuk melakukan goro, baik di lingkungan RT 01,02 maupun 03 di RW 08. Apalagi itu juga dipesankan oleh Pak Lurah Pangkalan Kerinci Kota,"tutupnya.**(ham)



