PEKANBARU -- H Said Usman Abdullah yang juga merupakan ketua DPC PPP Pekanbaru mengembalikan formulir pendaftaran ke Kantor DPC PDIP Kota Pekanbaru, Rabu 2 Maret 2016. Pengembalian formulir tersebut dilakukannya dengan tujuan agar ia bisa menggunakan pintu PDIP dalam pemilihan calon walikota Pekanbaru pada 2017 mendatang.
Kepada sejumlah rekan media, Said mengatakan bahwa ia ingin mendaftarkan diri karena PDIP merupakan partai terbuka bagi siapa saja.
"PDIP ini membuka diri untuk semua orang, jadi saya juga ikut mendaftar dengan pertimbangan positif. Terlebih antara PPP dan PDIP mempunyai cerita historis dimasa lalu," katanya usai mengembalikan formulir pendaftaran.
Ia juga optimis bisa mendapatkan perahu dari PDIP untuk tampil di pesta demokrasi di Kota Pekanbaru mendatang.
"Saya optimis bisa pakai PDIP karena PDIP itu berbasis nasionalis sementara kita PPP berbasis Religius jadi kalau dipadukan sangat pas. Terlebih kita punya empat kursi di DPRD dan PDIP lima, itu sudah pas sebagai syarat ketika mendaftar ke KPU nantinya," ujarnya.
Pengembalian formulir itu dilakukan dengan hanya mengusung dirinya sebagai bakal calon walikota dan tidak disertai dengan bakal wakil calon walikota.
"Persyaratan dari PDIP memang daftarnya sendiri tidak dengan pasangan, jadi kami ikut aturan main," ucapnya.
Sementara itu, Ketua penjaringan PDIP Said Mahdi mengungkapkan semua formulir dari bakal calon yang dikembalikan akan diserahkan kepada DPP yang akan mengeluarkan satu nama saja.
Namun sebelum ke DPP, pihaknya akan memberikan nama yang mendaftar ke DPC, kemudian DPD akan mengirimkan tiga nama ke DPP.
Sadi Mahdi menambahkan hingga saat ini sudah ada sembilan bakal calon yang mengembalikan formulir dari 25 calon yang mendaftar di DPC PDIP.
"Jadi kalau formulirnya tidak dikembalikan sesuai batas waktu dua minggu setelah formulir diambil, berarti kami anggap gugur," pungkasnya.**(dwi)



