Gaungriau.com – Bupati Rokan Hulu, Anton, ST., MM., membuka Pameran Pendidikan Rokan Hulu 2026 di halaman Kantor KONI Rokan Hulu, Senin 4 Mei 2026. Di tengah semangat peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), kegiatan ini menjadi ajang unjuk inovasi dan prestasi pendidikan sekaligus memperkuat kolaborasi antarsekolah di Negeri Seribu Suluk.
Pameran yang digelar setelah upacara Hardiknas tersebut melibatkan satuan pendidikan dari seluruh kecamatan di Kabupaten Rokan Hulu. Berbagai kreativitas, inovasi, dan prestasi ditampilkan sebagai gambaran perkembangan dunia pendidikan di daerah itu.
Pembukaan pameran turut dihadiri Ketua TP PKK Rokan Hulu, dr. Yeni Anton, Plt. Sekretaris Daerah Rokan Hulu, Drs. H. Yusmar, M.Si., jajaran pimpinan DPRD, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD).
Dalam sambutannya, Bupati Anton menegaskan bahwa Pameran Pendidikan bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk menunjukkan perkembangan, kreativitas, dan kesiapan dunia pendidikan dalam menjawab tantangan zaman.
Anton juga menekankan pentingnya implementasi program Negeri Pandai dan Mengaji sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang unggul, sekaligus memiliki karakter dan landasan keagamaan yang kuat.
“Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu terus mendorong implementasi program Negeri Pandai dan Mengaji. Negeri Pandai menjadi landasan dalam meningkatkan literasi dan daya saing, sementara Negeri Mengaji merupakan fondasi dalam membentuk karakter dan akhlak generasi muda kita,” tegas Anton.
Ia berpesan kepada para siswa agar terus meningkatkan semangat belajar dan mengembangkan potensi diri. Dengan begitu, generasi muda Rohul diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, berintegritas, berkarakter, serta memiliki pemahaman keagamaan yang baik.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Rokan Hulu, Alreza Ahyu, menjelaskan bahwa Pameran Pendidikan 2026 diikuti seluruh kecamatan di Kabupaten Rokan Hulu.
Setiap kecamatan mendapat kesempatan untuk menampilkan keunikan, inovasi, dan prestasi masing-masing. Berbagai penampilan tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian perlombaan dalam kegiatan Hardiknas tahun ini.
Menurut Alreza, pelibatan seluruh kecamatan bukan semata-mata untuk memeriahkan peringatan Hardiknas. Lebih dari itu, kegiatan tersebut dirancang sebagai wadah bagi para guru untuk saling mengenal, bertukar gagasan, dan membangun kerja sama dalam meningkatkan mutu pendidikan.
“Kami sengaja melibatkan seluruh kecamatan agar para guru dapat saling mengenal, bertukar ide, sekaligus membangun kolaborasi. Semangat Hardiknas tahun ini adalah kebersamaan,” ujar Alreza.
Pelaksanaan rangkaian kegiatan Hardiknas 2026 itu pun mendapat respons positif dari kalangan pendidik. Sejumlah Koordinator Pendidikan Kecamatan mengapresiasi pelaksanaan kegiatan dan menilai Alreza mampu merangkul guru serta peserta didik dari berbagai jenjang, terutama SD dan SMP.
Apresiasi tersebut turut memunculkan aspirasi dari sejumlah Koordinator Pendidikan Kecamatan yang berharap Alreza Ahyu dapat ditetapkan sebagai Kepala Dinas Pendidikan Rokan Hulu secara definitif.
Mereka menilai pendekatan yang mengedepankan kebersamaan dan kolaborasi menjadi modal penting untuk memperkuat koordinasi di lingkungan pendidikan, sekaligus mendorong peningkatan mutu pembelajaran di Kabupaten Rokan Hulu.
“Kami terharu dengan kebijakan Plt. Kadisdik yang mampu merangkul semua pihak. Kami meminta Bupati agar beliau didefinitifkan sehingga memiliki tanggung jawab penuh dan kewenangan yang lebih luas dalam memajukan pendidikan di Rokan Hulu,” ungkap salah seorang koordinator lapangan.
Aspirasi tersebut menjadi bagian dari respons kalangan pendidik terhadap kepemimpinan Alreza selama rangkaian Hardiknas tahun ini. Namun, penetapan pejabat definitif tetap menjadi kewenangan pemerintah daerah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Melalui Pameran Pendidikan 2026, Pemkab Rokan Hulu diharapkan terus memperkuat sinergi antara pemerintah, tenaga pendidik, dan satuan pendidikan untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas, berdaya saing, serta berlandaskan nilai-nilai karakter dan keagamaan. (galeri)




