• Bupati HM.Wardan yang di dampingi Ketua TP PKK menyerahkan bantuan berupa bingkisan kepada Anak Yatim

TEMBILAHAN -- Tim Penggerak PKK (TP PKK) Kabupaten Inhil berkerja sama dengan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Inhil, BKMT dan pengurus Masjid Al Huda Tembilahan mengadakan pesantren kilat, Ahad 26 Juni 2016.

Kegiatan yang dilaksanakan di masjid Al Huda Tembilahan ini dihadiri oleh Bupati Inhil, HM Wardan, ketua TP PKK Inhil, Zulaikhah Wardan, beberapa organisasi wanita dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Inhol serta jamaah masjid Alhuda.

Pesantren kilat yang dilaksanakan setiap bulan Ramadhan ini merupakan tahun ke-3 tahun ini. Pada kesempatan ini di rangkai dengan penyerahan bingkisan kepada 100 Anak-anak Yatim dan 100 Lanjut Usai (LANSIA) oleh Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Inhil yang di serahkan langsung Bupati HM.Wardan yang di dampingi Ketua TP PKK Hj.Zulaikhah Wardan yang juga sebagai Ketua K3S Inhil. 

Usai pemberian santunan, juga di laksanakan shalat sunat Dhuha dan Shalat sunat Tasbih secara berjamaah.

Dalam sambutannya Ketua TP PKK Hj.Zulaikhah Wardan mengatakan, kegiatan ini merupakan kegiatan yang di laksanakan dalam rangka mengisi hari-hari dalam bulan puasa dengan pengajian.

"Selain itu, dengan kegiatan ini juga bertujuan agar tetap menjalin silaturahmi dengan ibu-ibu dan jamaah mesjid Al-huda," katanya.

Arahan Bupati HM.Wardan yang di awali dengan penyerahan bingkisan kepada 100 orang anak yatim dan 100 orang Lanjut Usia (LANSIA) dari Kota Tembilahan.

Wardan mengatakan, atas nama Pemkab Inhil menyampaikan penghargaan atas di selenggarakannya kegiatan tersebut yang dilaksanakan oleh ibu-ibu TP PKK selama bulan Ramadhan yang bekerjasama dengan pengurus Mesjid Al-Huda.

Selain itu, Wardan menambahkan jika perhatian kepada anak-anak yatim tidak cukup hanya di pada bulan Ramadhan saja, tetapi pada sebelas bulan kedepannya bagaimana kehidupan mereka. "Harapan saya perhatian kita kepada mereka jangan hanya saat ini saja, namun selamanya. Jangan sampai ada lagi anak-anak yatim ada yang tidak sekolah," imbuhnya.**(Adv/pemkab/Suf)