PEKANBARU -- Selasa 23 Agustus 2016 Koran Sindo bekerja sama dengan PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN) menggelar diskusl bertema Laku Pandai: Akses Keuangan untuk Semua. Laku Pandai merupakan program layanan keuangan tanpa kantor dalam rangka keuangan inklusif yang diluncurkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), akhir Maret 2015. 

Hadir sebagai pembicara Kepala Bagian Pengawasan Perbankan OJK Riau Elvira Azwan dan Product and Customer Experience Head BTPN Wowl Achmad Nusjlrwan Sugondo. 

Survei Global Financial inclusion index 2014 menunjukkan, hanya 36% jumlah orang dewasa di Indonesia yang memiliki rekening di bank. Laku Pandai merupakan sebuah terobosan dari OJK bagi industri perbankan untuk menjangkau masyarakat di pelosok nusantara. 

Laku Pandai diharapkan dapat meningkatkan penetrasi perbankan ke masyarakat yang belum masuk ke dalam institusi keuangan formal namun di saat yang sama beban operasional bank menjadi lebih efisien karena tidak perlu membangun infrastruktur berupa kantor cabang. 

Dalam program Laku Pandai, bank akan menunjuk agen di berbagai daerah. Agen dapat berbentuk warung maupun agen penjual pulsa sehingga jangkauannya lebih menyebar luas hingga daerah terpencil. 

Dalam menjawab inovasi Laku Pandai, BTPN menggagas BTPN Wowl, layanan perbankan bagi mass market yang memanfaatkan teknologi telepon genggam dan didukung jasa agen sebagai perpanjangan tangan bank untuk meningkatkan jangkauan layanan kepada nasabah di seluruh pelosok indonesia. 

BTPN Wow! lahir dari proses panjang, diawali dengan menjadi bagian dalam uji coba branch/css banking yang digagas oleh Bank indonesia pada 2013. Hal ini merupakan langkah yang sangat penting karena dalam proses tersebut BTPN melihat secara langsung tingginya kebutuhan dan antusiasme masyarakat untuk menabung di bank. 

”Laku Pandai merupakan konsep revolusioner yang akan mengubah peta perilaku masyarakat Indonesia dalam berbank. Merupakan suatu kebanggaan bagi BTPN untuk dapat dipercaya menjadi salah satu pionir dalam inisiatif ini. Fokus BTPN dalam menggarap pasar masyarakat berpenghasilan rendah serta pelaku UMKM, kami yakini menjadi salah satu keunggulan BTPN dalam implementasi Laku Pandai," tutur Iwan.