PEKANBARU -- Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Riau, kembali melakukan tes Urine kepada 60 orang pegawai di sekretariat DPRD Riau. Sebelumnya BNN Provinsi Riau juga telah melakukan tes urini bagi pegawai sekretariat dan anggota DPRD Riau.

"Hari ini sekitar 60 orang yang akan dilakukan test Urin, itu staf semua," kata Kabid P2M BNN Provinsi Riau, Muselvia kepada Gaungriau.com, Selasa 20 Desember 2016 di Gedung DPRD Provinsi Riau.

Muselvia juga menjelaskan, untuk hasil tes sebelumnya, sampai saat ini statusnya masih dalam tahap aman, belum ada yang dinyatakan pisitif menggunakan barang haram tersebut dan untuk hasilnya akan diserahkan langsung kepada pimpinan DPRD Riau.

"Memang ada prosesnya untuk hasilnya, kita harus betul-betul meneleah lagi, karena tidak semua yang positif itu mengatakan narkoba, bisa saja karena dia mengkonsumsi obat batuk, jadi kita tidak mau gegabah untuk hasilnya," jelasnya.

Ia juga mengingatkan, bahwa masih ada tahap selanjutnya untuk pemeriksaan tes urin tersebut. Masih banyak yang belum bisa melakukan tes tersebut, dikarenakan ada hal penting yang harus dikerjakan.

"Ini belum semua, masih ada tahapan lagi. Kita masih menunggu informasi dari kabag TU nya. Kapan akan dilakukan test selanjutnya, ini merupakan komitmen DPRD. Dan harus selesai sebelum akhir tahun ini," ungkapnya.

Untuk Diketahui, dari 480 pegawai dan 65 anggota Dewan yang ada, sudah melakukan tes urin terhadap 160 pegawai dan 10 orang anggota Dewan lainnya. Namun hingga kini hasil tersebut belum juga disampaikan ke DPRD Riau.**(ani)