BENGKALIS -- Senat Mahasiswa (SEMA) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Bengkalis kembali menggelar Kongres II Mahasiswa masa kepengurusan 2017-2018 dengan dihadiri para undangan dari UKK dan UKM yang dipusatkan di gedung Aula Al-Farabi. Kongres ini dilaksanakan selama dua hari, Sabtu 25 Februari 2017, kemarin.

Kongres ini merupakan agenda wajib dari kegiatan Senat Mahasiswa yang baru dilakukan tahun 2016 lalu, dan ini merupakan kali kedua diadakannya Kongres Mahasiswa.  

Ketua panitia pelaksana Nizam mengatakan bahwa dalam Kongres Mahasiswa I, UKK dan UKM tidak sebanyak sekarang, yang mana saat  itu hanya memiliki organisasi Dema, Sema, Menwa dan lainnya, kini sudah mempunyai 20 UKK dan UKM dibawah naungan STAIN Bengkalis dengan harapan bisa lebih memajukan kampus dengan kreatifitas mahasiswa.

“Dari kongres ini kita jadkan ajang silaturahmi antar UKK dan UKM, yang kedua sebagai tempat merumuskan kegiatan tahunan kita. Inilah salah satu tujuan diadakan Kongres Mahasiswa”, katanya.

Sementara itu ketua STAIN Bengkalis Prof. Dr. H. Samsul Nizar, MA. melalui Wakil Ketua III Wira Sugiarto dalam sambutannya  yang sekaligus membuka kongres secara resmi mengatakan bahwa sebelum kongres dimulai, peserta yang mengikuti kongres harus 51 orang, jika tidak mencukupi, maka tidak akan diadakan kongres. Karna dalam pembahasan kongres nantinya akan dibahas tata tertib dalam organisasi yang diketuai oleh SEMA.

“saya menginginkan dari kongres ini bisa dibahas sampai selesai, dan dari kongres ini juga bisa dijadikan sebuah buku yang didalamnya merupakan pedoman dalam berorganisasi, dan bisa menerbitkan buku pedoman organisasi”, ujar Wira

Wira berharapkan dari kongres Mahasiswa II ini mampu melahirkan kader-kader organisasi yang berkualitas kedepannya dan bisa mengharumkan nama STAIN Bengkalis di tingkat Nasional dengan ciri khas kampus melayu, kepada peserta Kongres untuk tetap semangat dalam mengembangkan organisasinya. Karena hanya di Strata satulah mahasiswa bisa berorganisasi di Kampus dalam pengembangan dan pembentukan karakter dirinya.