PEKANBARU -- Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau, Edwar Sanger mengatakan bahwa penyaluran bantuan Sembako untuk bencana banjir dan longsor sudah merata serta tidak ada masalah lagi sampai didaerah terisolir sekalipun sudah bisa diatasi.

"Pananganan banjir sudah terorganisir dengan baik. Menurur laporan dari  Kabupaten Inhu mengatakan jika banjir di sana sudah surut, dan untuk penayuran Sembako untuk daerah terisolir Kampar sudah dilakukan,"ujar Edwar, ketika ditemui, Senin 13 Maret 2017 di kantor Walikota. 

Edwar menambahkan,  untuk stok sembako sendir masih tersedia‎. Namun sistem penyaluran Sembako kepada korban banjir dan longsor sendiri masih tetap menunggu permintaan kabupaten/kota.

"Alhamdulillah stok Sembako cukup. Kemarin kita juga mendapat bantuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Perusahaan Listrik Negara (PLN) berupa sembako dan selimut,"ungkap Edwar yang juga menjabat sebagai Pj Walikota Pekanbaru.

Edwar menambahkan, bahwa pihaknya saat ini tengah sibuk mempersiapkan rencana penanganan pasca banjir. Salah satunya dengan mendorong masyarakat untuk menjaga kesehatan.

"Disamping melakukan penanganan pasca banjir.  Kita juga akan mendata seluruh kerusakan infrastruktur yang diakibatkan bencana banjir dan lonsor. Mana yang bisa diajukan ke BNPB ‎akan kita ajukan. Tapi kalau itu kewenangan provinsi atau kabupaten maka akan kita serahkan ke mereka," tutupnya.**(saf)